Bupati Kampar: Sejak 20 Tahun MTQ Riau Baru Sekarang Kampar Jadi Tuan Rumah

Bupati Kampar Catur saat menerima SK pelaksanaan MTQ ke 38 dari Gubernur Syamsuar.

RiauKepri.com, KAMPAR- Serangkaian safari Ramadan Gubernur Riau Drs H Syamsuar MS.i, selain memperingati Nuzul Al-quran juga menyerahkan SK penunjukan Kabupaten Kampar sebagai pelaksana MTQ ke 38 tingkat Provinsi Riau tahun 2019.

Menjadi tuan rumah MTQ tingkat Riau, kata Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, adalah dambaan masyarakat Kampar.

“20 tahun lebih sejak dilaksanakan MTQ tingkat Provinsi Riau, Kabupaten Kampar belum pernah menjadi sebagai tuan rumah MTQ. Mudah-mudahan di bulan Ramadan ini menjadi berkah bagi Kampar yang ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ ke ke 38 Provinsi Riau,” ucap Catur.

Baca Juga :  "Demi Riau" Teater Matan Pentas di Trotoar dan RTH Putri Kaca Mayang

Amanah sebagai tuan rumah MTQ tingkat Riau ini, sambung Catur, harus dijaga sebaik-baiknya. Karena hal ini
berdampak positif dalam bentuk apapun bagi Kabupaten Kampar.

“Mari bersama-sama menjalin silaturahmi, sehingga hal ini menjadi modal kuat bagi Kampar dalam kebersamaan,” ungkap Catur.

Dalam sambutannya Catur juga mengucapkan terima kasih dan bersyukur Kepada Allah karena Gubernur riau dan rombongan bersedia melaksanakan safari Ramadan di Kampar.

Sementara itu, Kanwil Depag Riau, H Mahyudin, menyebutkan bahwa malam ini adalah malam keberkahan bagi masyarakat Kampar. Selain safari Ramadan juga dilaksanakan kegiatam Nuzul Quran tingkat Provinsi Riau yang biasanya dilaksanakan di Kota Pekanbaru.

Baca Juga :  Hari Ini Syamsuar Berusia 64 Tahun, Ini Kata Mantan Pacarnya

“Malam ini juga ada keberkahan bersamaan diserahkannya SK gubernur Riau tentang penunjukan Kampar sebagai pelaksanaan MTQ Provinsi Riau. Berkah berikutnya kehadiran Said Aqil. Tadi dia membaca Alfetiha satu napas dan membuat saya merinding dan ini mudah-mudahan membawa keberkahan bagi kita semua,” harap Mahyudin.

Mahyudin menjelaskan, tema Nuzul Quran seluruh Indonesia semuanya sama dan ini sudah ditetapkan Kementerian Agama RI. Yakni, “Kebersamaan, keberagaman dalam perspektif Al-quran.”

“Semoga Nuzul Quran malam ini menambah amal ibadah kita dalam menjalankan pundi-pundi ajaran Islam,” kata Mahyudin. (RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *