Penangkapan Penyelundupan Narkoba di Dumai, Macam Dalam Film

Sabu dan ekstasi yang diamankan petugas.

RiauKepri.com, DUMAI– Aksi penyeludupan narkoba melalui Kota Dumai masih saja terjadi. Penangkapan mereka seperti dalam film action, pakai tembak-tembakan segala.

Ahad (19/05/19), Tim Berantas Badan Narkotika Nasional (BNN) RI berhasil mengamankan 50 Kg sabu-sabu dan 23 ribu butir ekstasi yang coba diseludupkan masuk Indonesia melalui kota Dumai.

Aksi saling tembak menembak sempat terjadi tatkala pelaku mencoba melarikan diri dengqn mengnderai mobil Fortuner nopol Jakarta.

Namun pelarian pelaku berakhir dan BNN RI berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi di kecamatan Medang Kampai Duma. Sebanyak 50 kilogram sabu dan 23 ribu butir ekstasi berhasil diamankan.

Deputi Berantas BNN RI Irjen Pol Arman Depari mengatakan, penggrebekan bermula dari informasi masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba di wilayah Dumai-Riau.

Baca Juga :  Polsek Batanggangsal Tangkap Pria Bawa Sabu

“Dari informasi itu kemudian kita lakukan penyelidikan, diperoleh informasi narkoba dan ekstasi itu diselundupkan melalui jalur laut dari Malaysia dan masuk ke Dumai,” ujar Arman Depari, Minggu (19/05/19).

Masih menurut Arman Depari, setelah barang masuk ke Dumai akan diserahterimakan kepada 2 orang laki-laki yang dicurigai mengendarai mobil Fortuner warna putih.

“Tim berupaya menghentikan dan memeriksa mobil tersebut namun berusaha melarikan diri sehingga terjadi kejar mengejar. Tim berupaya menghentikan tersangka dengan tembakan peringatan dan menutup jalan dengan truck,” tambahnya.

Hanya saja, kata Arman, mobil pelaku terus melaju dengan menabrak mobil petugas, akhirnya petugas melakukan penembakan terarah ke mobil tersebut dan berhasil dihentikan di jalan Raya Arifin Ahmad Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai.

Baca Juga :  Bahas Virus Corona, Instansi Kepelabunan Dumai Gelar Rakor

Setelah berhasik dientikan, dilakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan isi kendaraan. Hasilnya sebanyak 50 bungkus narkoba jenis sabu dan ekstasi yang disembunyikan dalam 4 jerigen.

Tak hanya narkoba, tiga orang penumpangnya yakni; Roni, Hari dan Iwan turut ditangkap setelah terkena timah panas di paha dan kaki.

“Dari keterangan tersangka, mereka dikendalikan oleh pelaku lainnya atas nama Radianto. Kemudian kita kembangkan dan Radianto berhasil kita tangkap pukul 04.00 di rumahnya daerah Gang Jambu, Dumai,” terangnya.

Dijelaskan Arman, dari hasil evaluasi BNN, ada perubahan lokasi penyelundupan narkoba ke Indonesia. Jika sebelumnya titik masuk dari perairan Aceh kini ke perairan Riau.

Baca Juga :  Dari 137 Lembaga Pemantau Pemilu, 6 di Antaranya Ada di Riau

“Saat ini terdapat peningkatan penyelundupan sabu dari Malaysia ke Indonesia masuk melalui daerah Rupat, Bengkalis, Dumai, provinsi Riau menggunakan transportasi laut dengan modus penangkapan ikan dan serah terima narkoba antar sindikat ditengah laut kapal ke kapal (ship to ship),” ungkapnya.

Selain mengamankan tiga pelaku dan narkoba, petugas BNN RI juga membawa barang bukti (BB) non narkoba, yaitu satu unit mobil Fortuner warna putih, satu unit mobil Avanza, handphone, serta sejumlah kartu identitas. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *