RiauSiak

Sehari Gubri di Siak, Rp 880 Juta Lebih Zakat Terkumpul

RiauKepri.com, SIAK- Usai buka puasa dengan ratusan anak yatim dan memberi santunan di Masjid Sultan Syarif Hasyim, Konpleks Islamic Center, Siak, Gubenur Riau Drs H Syamsuar MS.i, melanjutkan kegiatan peringatan Nuzul Quran di masjid yang sama, Rabu (22/5/2019) malam.

Berbagai kegiatan orang nomor satu di Provinsi Riau di bekas kerajaan Melayu Islam itu, bagian dari rangkaian safari Ramadan malam ke-18. Tampak hadir dalam kegiatan itu sejumlah pejabat Riau, pejabat Pemkab Siak dan ratusan masyarakat Siak.

Dalam sambutannya, Bupati Siak Alfedri mengatakan, bahwa serangkaian safari Ramadan gubernur Riau di Siak selama sehari yang dimulai dari Gerakan Masyarakat (Gemar) Siak Berzakat hingga ke Nuzul Quran pada malam harinya.

“Hasil dari Gemar Siak berzakat bersama gubernur Riau siang tadi, Alhamdulillah terkumpul uang sebesar Rp 880 juta lebih. Ini sangat luar biasa, Insya Allah target Gemar Siak berzakat Rp 1 miliar selama Ramadan ini tercapai. Aamin,” kata Alfedri.

Program Pak Syamsuar saat menjadi bupati Siak, kata Alfedri, memberantas buta Al-quran hingga saat ini berjalan dengan baik. Bahkan, azam Pak Syamsuar 1.000 penghafat Al-quran, saat ini di Siak sudah lebih dari 1.000 anak yang hafal Al-quran.

Sebelum menyampaikan kata elu-eluannya, Syamsuar menyerahkan santunan kepada sejumlah masyarakat, masjid dan mushollah.

“Sepanjang umur saya, sudah 65 tahun, selama tiga hari ini saya merasa bahagia. Karena tiga malam berturut-turut saya memperingati Nuzul Quran. Mulai malam ke 16 Ramadan di Kampar, terus di Bengkalis, dan sekarang di Siak,” kata Syamsuar mengawali sambutannya.

Pejabat Siak saat menghadiri safari Ramadan dan Nuzul Quran gubernur Riau.

Harapan Syamsuar ke depan jangan pernah lepas dari Al-quran, karena Al-quran petunjuk jalan hidup. “Di sinilah kita akan merasakan kebahagian dunia dan akhirat,” ungkap Syamsuar.

Baca Juga :  Dodi Hilang Ditelan Sungai Kuantan

Doa Syamsuar, semoga keberkahan Al-Quran ada di Kabupaten Siak khususnya dan di Riau pada umumnya. Sebab, jika negeri ingin makmur dan berkah jangan pernah melepaskan Al-quran.

Pada kesempatan itu, Syamsuar juga menyampaikan azamnya untuk mendirikan Quran Centre Riau di Pekanbaru. Diharapkan, Quran Centre di Pekanbaru nantinya menjadi barometer bagi daerah kabupaten/kota di Riau ini.

“Quran Centre Riau nantinya tidak hanya mengajar kualitas membaca Al-quran dan melahirkan penghafal Al-quran bertaraf nasional, namun juga sebagai pusat kajian, baik teknologi, saign, politik, ekonomi, yang sesuai dengan kandungan Al-quran,” ungkap Syamsuar. (RK1)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *