PekanbaruRiau

Wagubri: Pengandangan Mobil Dinas Lebih Pada Upaya Penertiban

RiauKepri.com, PEKANBARU- Wakil Gubernur Riau Edy Nastar Nasution mengungkapkan, pengandangan mobil dinas agar tidak digunakan pegawai pada saat libur panjang menyambut Idul Fitri 1440 Hijiriah selain merupakan imbauan KPK juga upaya penertiban yang harus dilakukan kepala daerah.

“Sekarang setelah dikandangkan kita tahu mana mobil dinas yang belum bayar pajak dan mana mobil dinas yang tidak tepat sasaran,” kata Edy Nasution kepada wartawan, Rabu (12/6/2019) di kantor gubernur Riau.

Edy Natar membeberkan, ada salah satu OPD yang berlebih mobilnya dan ini tidak efektif. Sebab, di OPD lainya masih membutuhkan mobil operasional.

“Kelebihan mobil inilah yang kita tertibkan sehingga tepat sasaran. Jadi, intinya pengandangan mobil dinas tersebut pada intinya upaya penertiban,” ungkap Edy Nasution.

Edy Nasution juga menyebutkan, di antara mobil dinas yang dikandangkan itu mungkin sudah ada memasuki masa lelang, jika ada silakan saja dilelang. Yang bernasib baik, dapat mobil itu sebagai pemenang lelang.

“Aturan lelang kan sudah ada, yang mau ikut lelang silakan mengikuti aturan mainnya,” ucap Edy Nasution.

Sebagaimana diketahui, mobil dinas yang dikandangkan di belakang kediaman gubernur Riau sejak hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, sudah bisa diambil kembali oleh pegawai. Namun mobil yang pajaknya belum dibayar diminta untuk menyelesaikan masalah administrasi ini. (RK1)

Baca Juga :  Syamsuar: Fauziah Mahrani Ini Memang Gesit dan Semangatnya Luar Biasa
Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *