Wagubri: Banyak ASN Tak Bersyukur, Nikmat Tuhan yang Mana Hendak Didustai?

Edy Natar Nasution.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution menyebutkan, perlunya mengubah pola pikir pegawai di lingkungan Pemprov Riau terkait masalah disiplin sehingga benar-benar menjadi abdi negara dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

“Saya melihat banyak pegawai yang tak bersyukur karena masih ada yang tak disiplin dengan waktu, tak bertanggung jawab dengan pekerjaan sementara setiap bulannya mereka menerima gaji. Ini belum lagi mendapat tunjangan bila keluar kota. Bayangkan, ke Kampar saja pulangnya pegawai mendapat uang, belum lagi gaji bulanan,” ungkap Edy Natar.

Edy Nasution menceritakan, melihat pola pikir pegawai Pemprov Riau dia merasa sedih karena ada salah seorang masyarakat Riau yang SMS kepadanya memelas minta perkerjaan, menjadi tukang sapu jadilah karena memiliki 4 orang anak yang ditanggung.

Baca Juga :  Di Dumai, Ada Pelajar Terjangkit Penyakit Mematikan

“Di luar sana banyak orang yang perlu perkerjaan, tapi banyak pula ASN kita yang bermain-main dengan perkerjaan. Karenanya saya katakan banyak ASN kita yang tak bersyukur. Bagi ASN yang tak bersyukur itu, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?,” ucap Edy Nasution.

Edy Nasution menyebutkan, setiap hari pada pukul 07.00 WIB, jika tidak ada kegiatan di luar, dia sudah berada di kantor. Ini bukan berarti ASN juga melakukan hal yang sama, namun pas jam kerja ASN harus surah berada di kantor.

Baca Juga :  Raup 407 Suara, Adli Sirwan Pemenangnya

“Jika jam kerja tidak berada di kantor itu namanya korupsi waktu memberi pelayanan masyarakat,” ungkap Edy Nasution.

Pola pikir ASN ini memang harus diubah, sebab belakangan ini Edy Nasution mendapat kabar, jika ada rapat akan diedarkan dua undangan yang berbeda.

Undangan pertama khusus untuk ASN yang waktu rapat berjarak 1 jam dari undangan yang diterima Edy Nasution. Misalnya, undangan kapada ASN waktu rapat pada pukul 09.00 WIB, sedangkan undangan kedua, kepada Wagubri waktu rapatnya pukul 10.00 WIB.

Baca Juga :  Malam Jumat Polres Meranti Dapat Tambahan "Kekuatan"

“Seolah-olah tidak ada ASN yang terlambat mengikuti rapat karena bertemu saya pada pukul 10.00 WIB. Ini pola pikir yang perlu diubah. Sebab, saya menjalankan tugas sesuai aturan, tidak membuat aturan baru,” ucap Edy Nasution.

Terkait hasil Sidak di kedai kopi di hari pertama masuk kerja setelah Idul Fitri, Edy Nasution menyebutkan, semua nama yang terjaring Sidak sedang dalam proses, termasuklah Kepala Dispora Riau, Doni. Soal sanksinya sedang dipersiapkan sesuai dengan kesalahan. (RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *