Ngedar Sabu Lebih “Bergetah,” 2 Penoreh Karet di Rupat Ini Dibekuk

Kapoltes Dumai saat menunjukan barang bukti.

RiauKepri.com, DUMAI- Penghasilan dari mengedar narkoba jenis sabu lebih bergetah alias lebih untung,
dua warga Pangkalan Nyirih Pulau Rupat inisial J dan N, yang sehari-hari berkerja sebagai petani karet ditangkap Satuan Tim Satnakoba Polres Dumai di CFC Jalan Sultan Syarif Kasym, Dumai, Jumat (14/06/19).

Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan SIK dalam press rilis menjelaskan, setelah melakukan penyelidikan selama dua hari, akhirnya tim Satnarkoba Polres Dumai akhirnya pada hari Jumat (14/6/19) sekitar pukul 12:00 WIB berhasil menangkap tersangka J dan N.

Baca Juga :  Dua Jambret di Mandau, Ini Tujuh "Dosa" yang Dilakukan

Menurut Nainggolan, dari hasil penyelidikan tersangka J dan N mengaku berprofesi sehari-hari penoreh getah si Pangkalan Nyirih Pulau Rupat.

“Dari dua tersangka ditemukan barang bukti yang diduga kuat adalah Methapetamin (sabu sabu) seberat 1 kilogram, ” jelas Kapolres Dumai.

Dari hasil intorgasi sementara kedua tersangka belum mau memberi keterangan lebih lanjut. Namun dari penyelidikan awal keduanya berfungsi sebagai pengedar dan tim Satnarkoba Polres Dumai masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya, para pelaku akan diancam pasal UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman penjara paling ringan 5 tahun dan paling lama seumur hidup,” ucap Restika. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *