PT Berjaya Group Belum Melapor, Ini Aksi Disnakertrans Dumai

Ilustrasi (net).

RiauKepri.com, DUMAI- PT Berjaya Group Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan belum melapor ke Disnakertrans Dumai. Terlait hal itu Kepala Disnakertrans Dumai H Suwandy SH M.Hum melalui Kabid Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Muhammad Fadhly SH, mengakui bahwa PT Berjaya Groupn belum melaporkan jumlah tenaga kerja di perusahaan mereka.

“Belum, hingga kini PT Berjaya Group belum ada melaporkan PKWT di perusahaan itu,” tegas Fadhly kepada riaukepri.com di ruang kerjanya Senin (17/06/19) kemarin.

Menurut Fadhly, pihaknya segara melayangkan surat panggilan ke perusahaan (Berjaya Group red) menyusul adanya laporan dari pekerja yang merasa dirugikan.

Baca Juga :  Tidak Datang Dipanggil, Wabup Bengkalis Akan Dijemput Paksa

Pekerja merasa dirugikan karena managemen perusahaan membayar upah dibawah Upah Minimim Kota (UMK) Dumai. Bahkan pekerja juga tak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Perwakilan Pekerja Manonggor Simanjuntak menyebutkan mereka sudah bekerja di PT Berjaya Group sejak Oktober 2018 lalu tanpa ada Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Kondisi itu membuat managemen PT Berjaya Group yang merupakan sub kontraktor PT Sari Dumai Sejati (SDS) Lubuk Gaung sesuka hatinya melakukan tindakan yang merugikan pekerja.

“Kami menerima gaji dibawah UMK Dumai. Bahkan upah lembur tidak sesuai ketentuan. Pada hal meski hari libur nasional maupun hari besar keagamaan kami tetap bekerja, tapi upah lembur tak dibayar,” sesal Manonggor Simanjuntak.

Baca Juga :  Serindit Boat Race II Hanya di Siak

Menurut Simanjuntak mereka bekerja harian dan tidak ada kontrak kerja. Artinya mereka bekerja di PT Berjaya Group dengan status tidak jelas apakqh PKWT atau PKWTT. “Kami bekerja tanpa ada agreement,” katanya.

Tidak itu saja, puluhan pekerja juga tak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. “Pemberian THR juga pilih kasih dan tidak merata. Untuk itulah kami melapor ke Disnakertrans Dumai,” ungkapnya.

Kata Fadhly, pekerja PT Berjaya Group telah membuat laporan resmi ke Disnakertrans Kota Dumai.

Baca Juga :  Baru Sehari Menjabat Kapolda Riau, Brigjen Eko Widodo Prihastopo Didesak Untuk Mundur

“Mereka membuat laporan mewakili puluhan pekerja Berjaya Group. Inti dari laporan itu, perusahaan belum membayar hak pekerja sesuai ketentuan,” terangnya.

Menurutnya setiap laporan yang masuk tetap akan diproses. Begitu juga laporan yang disampaikan pekerja PT Berjaya Group tetap akan ditindaklanjuti dengan memanggil para pihak, dalam hal ini pekerja dan managemen perusahaan. “Tetap kita proses,” ungkap Fadhly. (RK13)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *