Gubernur Riau Titip Pesan Kepada FIB Unilak

Pimpinan FIB Unilak berfoto bersama Gubernur Riau Syamsuar

RiauKepri.com, PEKANBARU – Bersembang mengenai kebudayaan Melayu, Gubernur Riau, Syamsuar tampak bersemangat dan bersungguh-sungguh. Hal itu tampak ketika rombongan FIB Unilak yang diketuai Dekan FIB, Hermansyah berkunjung dan bertukar pikiran di kantor gubernur pada Selasa, (25/6/2019).

Disebutkan orang nomor satu Riau itu, tidak ada lagi yang dibanggakan jika kebudayaan sebuah negeri tidak ditegakkan. “Kalau dengan kebudayaan kito tak peduli, apo tidak tinggal lagi do,” ujar Syamsuar.

Karena dalam pandangannya, dengan kebudayaanlah orang belajar etika dalam menjalani hidup, dengan kebudayaan juga orang belajar bersopan santun, dan dari kebudayaan juga, orang belajar budi pekerti. “Nilai-nilai budaya inikan sudah tertanam sejak dahulu oleh nenek moyang kito,” jelasnya lagi.

Baca Juga :  Ke Kampar Gubri dan Kapolda Makan Bajambau

Oleh karenanya, dalam kunjungan jajaran FIB Unilak tersebut, Gubernur Riau, Syamsuar berpesan agar nilai-nilai luhur dari budaya itu harus dan wajib diajarkan kepada mahasiswa-mahasisw FIB Unilak.

“Kan budaya itu tak hanyo seni dan tradisi sajo, nilai-nilai yang terkandung di dalam kebudayaan itu jugo adolah ilmu yang berharga untuk ditanamkan terutamo kepado generasi hari ini, supayo apo? Supayo hidop kito ni berkah,” tambahnya.

Demikian berharganya nilai-nilai kebudayaan yang menjadi identitas sebuah negeri, Syamsuar mencontohkan beberapa negara maju dan berkembang, salah satunya seperti Jepang yang terus berkembang dengan tetap menjaga budaya setempat sehingga semaju apapun negara tersebut, tetap tidak meninggalkan identitas mereka.

Baca Juga :  Dewan Inhu Minta Guratan Retak Rigid Beton Diangkat

“Cubo kito tengok, baik dari adab, pola pikir, pola kerja, kesenian, tradisi, pariwisata dan lainnyo, semuanya tidak menanggalkan dan tetap mencerminkan identitas mereka sebagai orang Jepang. Nah, inilah maksud sayo, macam mano, lulusan FIB Unilak jugo mampu menghasilkan tamatan yang berguno bagi masyarakat dan negeri dengan karakter dan identitas keMelayuan itu,” ucap Syamsuar mantap.

Dekan FIB, Hermansyah yang dalam kunjungan tersebut, didampingi WD1, Nining Sudiar, WD 2 Dr Evizariza, Kaprodi Prodi Sastra Indonesia dan Melayu, Muhammad Kafrawi dan Sekprodi Sastra Melayu, Jefrizal.

Baca Juga :  MTQ Kecamatan Tualang Megah dan Bersejarah, Ini Sebabnya

Disebutkan Hermansyah, sebagai fakuktas satu-satunya di Riau yang konsen dengan bidang ilmu budaya, sejak lama memang telah berazam untuk menegakkan pancang-pancang budaya Melayu terutama di bidang akademisi. Upaya dan mimpi itulah yang kemudian diharapkan adanya kerjasama dari berbagai pihak, terutama pemerintah Provinsi Riau.

“Insyaallah kami selalu berupaya untuk menghasilkan lulusan yang mampu menjadi penjaga gawang dari kebudayaan Melayu itu di Riau ini,” ujar Hermansyah yang juga Penyair Riau tersebut. (RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *