Al-quran Obat Segala Penyakit, Wawako Dumai: Jangan Gunakan Narkoba

Wawako Dumai Eko Seuharjo memukul gong pada helat Hari Anti Narkoba.

RiauKepri.com, DUMAI- Penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan bahan adiktif  (Narkoba) dapat mengakibatkan gejala psikologis. Tidak itu saja, penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan kegilaan atau skizofrenia dan ujung-ujungnya bisa menghilangkan nyawa sendiri.

Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo, SE mengingatkan generasi muda khususnya generasi muda Kota Dumai untuk tidak terlibat penyalahgunaan narkoba.

“Janganlah menggunakan narkoba. Mari kita dekatkan diri kita kepada Allah SWT dengan cara berdoa dan berzikir serta memperbanyak membaca Al Qur’an, ” pinta Eko dalam acara Hari Anti Narkotika  Internasional Tahun 2019 di Gedung Sri Bunga Tanjung, Selasa (02/07/19).

Baca Juga :  Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Bandar Laksamana Terharu dapat Santunan dari Bupati Amril

Dalam kesempatan itu, Eko juga menghimbau kepada generasi Umat Islam, untuk mendalami makna yang terkandung di dalam Al Qur’an. “Karena Al Qur’an adalah obat dari segala penyakit kejiwaan yang saat ini banyak menerpa rakyat Indonesia,” ujarnya.

Menurut Eko, hal yang menjadi kekhawatiran bersama dampak yang paling luas dan berat dari korban penyalahgunaan narkoba adalah terhadap generasi muda yang masih rentan terhadap penyalahgunaan zat setan tersebut.

“Untuk itu mari kita jaga generasi muda kita yang merupakan aset bangsa yang paling berharga,” katanya.

Baca Juga :  Wan Muhammad Sabri Disebut Masuk Dalam Bursa Calon Bupati Bengkalis Periode 2021-2026

Oleh karenanya, generasi muda kota Dumai hendaknya benar-benar mewaspadai dan menghindari dirinya agar tidak terjerumus dari penyalahgunaan Narkoba.

“Hal ini harus menjadi pusat perhatian kita bersama.  Sebelum semua terjadi di dalam keluarga kita, dekatilah diri kita dengan lmu Agama,” tuturnya.

Sementara itu Kepala BNK Dumai AKBP Thamrin Parulian, SH mengatakan kejahatan narkotika tidak hanya dilakukan oleh perseorangan, namun juga melibatkan banyak orang yang secara bersama-sama dengan jaringan yang tersebar secara nasional dan internasional menembus sekat-sekat perbatasan wilayah serta negara.

Baca Juga :  Ini Dukungan Syamsuar Pada UIN Suska Riau

Jaringan Narkoba tersebut merupakan sindikat yang terorganisir dengan cakupan luas yang bekerja secara rapi dan sangat rahasia.

“Perang terhadap penyalahgunaan dan peredaraan gelap Narkotika tidak boleh dilakukan secara setengah-setengah dan harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh elemen bangsa baik instansi pemerintah maupun komponen bangsa,” ungkapnya. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *