Kapolda Metrojaya: Jangan Biarkan Gubri Jalan Sendiri, Kerjanya Berat

Gubernur Syamsuar bersama Kapolda Metro Jaya, Gatot Eddy Pramono.

RiauKepri.com, JAKARTA– Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol DR Gatot Eddy Pramono MS.i, mengatakan jangan biarkan Gubernur Riau Drs H Syamsuar MS.i berjalan sendiri karena tugas yang diemban seorang gubernur sangatlah berat.

Hal ini diungkapkan Gatot saat memberi sambutan pada helat halal bi halal bersama Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ), di Balai Selasar Jatuh Tunggal, Taman Mini Indah Indonesia, Jakarta, Ahad (7/7/2019) malam, yang dihadiri Gubernur Riau Drs H. Syamsuar MS.i.

Pada halal bi halal ini, ucap Gatot, dia sangat berbangga diri karena diundang dan diterima menjadi bagian dari masyarakat Riau. Tahun sebelumnya juga diundang namun dia tidak punya kesempatan untuk datang karena sibuk dengan tugas.

“Semoga perkumpulan (PMRJ)
yang sudah 48 tahun ini, semakin solid dalam menjalankan kegiatannya sesuai keinginan bersama. Saya siap memberi kontribusi bagi masyarakat Riau, dan saya yakin kita pasti bisa bila kita bersama,” katanya.

Baca Juga :  Di Dumai, 30 Ribu Inex Diamankan, 4 Tersangka, 1 Ditembak

Gatot juga menyebutkan, kiranya menjadi suatu kebanggaan bagi orang Riau, bahwa ada orang Riau yang menjadi Kapolda Metrojaya. Karenanya, Gatot mohon doa restu, bahwa nantinya masih ada satu lagi kegiatan politik, yakni pelantikan presiden yang tentunya diharapakan berjalan damai dan sebagaimana mestinya.

Halal bi halal ini, kata Gatot, adalah rahmad Allah sehingga dia bisa bertemu dengan masyarakat Riau yang jumlahnya mencapai 50 ribu orang dan malam ini dia berkesempatan bertemu.

“Untuk itu, mari kita doakan gubernur Riau agar diberi umur panjang dan kesehatan, karena tugasnya sangat berat. Apalagi tujuan yang diinginkan Pak Syamsuar, Riau lebih maju dari provinsi lainnya di Indonesia ini. Ini cukup luar biasa,” ucap Gatot.

Baca Juga :  Masyarakat Teluk Latak Bengkalis Akan Ajukan Pemekaran Desa

Gatot juga berpesan, jangan biarkan gubernur Riau ini berjalan sendiri. “Mari kita bantu beliau dalam membangun Riau lebih maju lagi,” ajak Gatot.

Mengenang masa kecil, cerita Gatot, mulai dari SD hingga SMA dia menuntut ilmu di Pekanbaru. Riau, ucap Gatot,
cukup dikenal, dan dia ingat betul Riau banyak ikan di Bagan Siapi-api dan banyak minyak, “Saya sempat ingin jadi pegawai Caltex ketika itu, tapi nasib berkata lain,” ucap Gatot.

Gatot mengaku, dia tidak akan pernah lupa dengan Riau. Apalagi empat adiknya menetap di Riau, tepatnya di Arengka, Panam.

Baca Juga :  Al azhar: Sandiaga dan UAS Adalah Wapres yang Tertukar

“Saya satu keluarga ber-6, dua abang saya sudah meninggal. Sekarang 4 adik saya menetap di Pekanbaru. Setiap tahun saya selalu berupaya pulang ke Pekanbaru karena kedua orangtua saya sudah meninggal dan kuburannya di Pekanbaru,” cerita Gatot.

Sebagai Kapolda Metrojaya, ucap Gatot, tugas yang diemban
sulit, terutama pada tahun 2019 adalah tahun politik yang sangat komplit sekali. Memilih presiden, DPR RI, DPD, dan DPRD.

“Semua itu berjalan aman dan damai, dan ini adalah berkat kekompakan kita dan doa bersama. Pemilu sudah selesai, sekarang mari kita saling berangkulan. Karena pemilu hanya sebuah serana demokrasi. Mari kita jaga bersama persatuan dan kesatuan,” ajak Gatot. (RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *