Ini Kronologis Baku Tembak Gembong Narkoba di Pekanbaru, Berikut Barang Bukti

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Pada hari Selasa, tanggal 23 Juli 2019, pukul 06.30 WIB, di Jalan Sepakat, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, telah dilakukan penggerebekan dan penangkapan pelaku dengan kronologis sebagai berikut:

Petugas mendapatkan informasi dari masyarakat keberadaan DPO pelarian dari Lapas Pekanbaru, an SN umur 29 tahun disebuah rumah di Jalan Sepakat Sidomulyo Barat, Pekanbaru.

SN merupakan narapidana yang kabur dari Lapas, kasus pembunuhan pada tahun 2017 dengan korban Jorgi, TKP Tanjung Datuk, Pekanbaru, dan divonis 20 tahun penjara.

SN juga terlibat kasus Narkoba pada tahun 2014 dengan barang bukti 8.000 butir ekstasi.

Atas informasi tersebut, tim Resmob Polda Riau dipimpin Kasubdit III dan Kanit Resmob menuju Jalam Sepakat Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, untuk melakukan pengintaian.

Baca Juga :  Gawat, 536 Warga Bengkalis Terjangkit Penyakit Mematikan

Setelah dilakukan lidik selama 3 hari, Pada hari Selasa tanggal 23 Juli 2019 pukul 06.30 WIB, berhasil dilakukan penangkapan terhadap RN.

Kemudian hasil introgasi terhadap RN, menyebutkan bahwa di dalam rumah ada pelaku lain SN dan AR bersenjata api.

Selanjutnya, disaksikan oleh ketua RT setempat, dilakukan upaya penggrebekan. Namun dari arah dalam rumah tersebut, terdengar bunyi tembakan yang mengarah ke petugas dan mengenai lengan kanan anggota Resmob, Bripka Lius Mulyadin (luka tembak dan patah lengan).

Selanjutnya dilakukan tindakan tegas terukur dan terjadi baku tembak selama lebih kurang 15 menit. Pelaku melarikan diri ke arah belakang rumah dan melompat pagar. Terjadi baku tembak dengan petugas yang sudah mengintai dari arah belakang rumah dan berhasil melumpuhkan 2 pelaku, Satriandi dan Ahmad Royani. Keduanya meninggal dunia.

Baca Juga :  Utamakan Berpolitik Santun dan Beradab, Balon Bupati Bengkalis Abi Bahrum Kunjungi Balon Bupati Kasmarni

Setelah dilakukan sterilisasi oleh tim Gegana, kemudian dilakukan penyisiran dan olah TKP oleh tim identifikasi Polda Riau, dan berhasil mengamankan barang bukti sebagai berikut:

– 2 (dua) pucuk Senjata api laras panjang kaliber 5.56 lengkap dengan teleskop serta peredam.
–  3 (tuga) pucuk senjata api genggam.
–  3 (tiga) buah Magazen.
–  1 (satu) bh granat aktif.
–  668 butir Peluru aktif :
– Kaliber 8
– Kaliber 9
– Kaliber 32
– Kaliber 38
– Kaliber 5,56
– bentuk bulat/gotri .
–  1 pucuk Per Gun bentuk trisula.
–  1 unit Radio motorolla.
–  4 unit hp
–  6 bh KTP
–  7 buah Pasport.
–  1 buah kamera digital.
– 31 buah Buku tabungan.
– 1 buah Borgol.
– 2 buah alat bong.
– 31 lembar uang pecahan 50.000.
– 8 buah ATM.
– 2 unit innova hitam dan sedan merah
– 2 buah Bodyface
– 3 buah Sarung pancing/ sarung senjata.
– 2 buah Kotak senjata.
– 3 buahTas sandang.
– 8 buah ATM.
– 3 buah Dompet.

Baca Juga :  Jawab Keresahan Warga Desa Tanah Merah Terhadap Abrasi, Ini yang Dilakukan Gubri

Anggota yang terluka dibawa ke RS Awal Bross Sudirman untuk dilakukan operasi pengobatan. Kepada pelaku dilakukan pengembangan dan 2 pelaku tewas dibawa ke RS Bhayangkara.

Sumber: Polda Riau

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *