Meneroka Penyelundupan Narkoba di Perairan Bengkalis

Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto saat pers release penangkapan penyeludupan narkoba Rabu (24/07/19)

RiauKepri.com, DUMAI – Perairan Bengkalis nampaknya memang sudah dimanfaatkan cukong menyeludupkan narkoba ke Riau. Hal tersebut semakin tak terpungkiri ketika aksi penyeludupan barang haram tersebut berhasil digagalkan aparat.

Lihat misalnya ketika tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika ekstasi sebanyak 10.000 butir dan sabu-sabu seberat 1 Kg di Desa Selat Baru, Jalan Nelayan, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Selasa (23/7/2019).

Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto dalam jumpa pers di Mako Lanal Dumai Rabu (24/07/19) menjelaskan penangkapan berawal dari adanya informasi dari agen di lapangan bahwa akan ada penyelundupan narkotika ke Desa Selat Baru Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis yang akan dibawa menggunakan speed boat 70 PK.

Baca Juga :  Sunanto Terima Manfaat JKK Rp 477 Juta Lebih dari BPJS Ketenagakerjaan

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim F1QR Lanal Dumai bergerak cepat dari Pos Sungai Dumai menggunakan Sea Rider menuju Posal Bengkalis, selanjutnya menuju ke Desa Selat baru untuk melaksanakan pengumpulan data.

Berdasarkan hasil pengumpulan data, kata Danlanal Dumai, Tim dibagi menjadi dua yakni Tim Darat dan Tim Laut. Tim Laut berangkat dari Posal Bengkalis untuk melaksanakan penyekatan di sekitar Perairan Kuala Jangkang dengan menggunakan Sea Rider dan Tim Darat bergerak menuju sasaran di sekitar Desa Selat Baru yang diduga lokasi tempat speed akan masuk pada koordinat 01° 33′ 46″ U – 102° 13′ 56″ T.

Namun pada saat melaksanakan pengintaian, Tim Laut mendengar suara speed boat yang melaju kencang menuju Sungai Jangkang Desa Selat Baru, selanjutnya Tim Laut melaksanakan pengejaran terhadap speed tersebut, namun pada saat pengejaran mesin mengalami trouble engine sehingga Tim Laut kehilangan jejak.

Baca Juga :  Ngobar di Pakning, Ketua DPRD Riau Engah Eet Ikut Bagi Masker bersama UPT DLH Bukit Batu

Namun tim tak putus asa. Tom laut kemudian menghubungi tim darat bahwa target speed boat masuk menuju Sungai Jangkang Desa Selat Baru. Berdasarkan informasi tersebut, Tim Darat melakukan penyisiran dan melihat speed boat yang baru saja menurunkan 2 orang yang dicurigai terduga pembawa narkotika dan speedboat tersebut langsung pergi menuju Kuala Jangkang, sedangkan 2 orang penumpang speed boat terlihat berlari membawa bungkusan menuju semak-semak dan rawa-rawa.

Melihat itu Tim F1QR memberikan tembakan peringatan sambil melaksanakan pengejaran terhadap terduga namun tidak dihiraukan.

Baca Juga :  Buka Sosialisasi PPDB dan SIPlah: Bupati Bertekad Majukan Dunia Pendidikan

Tim F1QR Lanal Dumai melaksanakan penyisiran disekitar area perkebunan dekat perumahan penduduk yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi speed boat menurunkan 2 orang terduga tersebut dan Tim F1QR berhasil mengamankan 2 orang yang bersembunyi di area perkebunan beserta barang bukti berupa narkotika jenis pil ekstasi dan sabu serta bong alat isap sabu.

Menurut Danlanal, dua tersangka diamankan diantaranya initial BD (31) dan STY (29) beserta barang bukti berupa 1 kg sabu-sabu, 11 bungkus pil ekstasi kurang lebih 10.000 butir, 3 buah bong alat isap sabu, dan 2 unit handphone diamankan.

“Kedua tersangka beserta barang bukti akan diserahkan ke Polres Bengkalis sesuai lokasi penangkapan,” ungkapnya. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *