Ini Dia Penjabaran Konsep Riau Hijau dan Bermartabat

Sebelum bertolak ke DPRD Riau Syamsuar-Edy Nasution foto bersama.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Riau tahun 2019 mengangkat tema Riau Hijau dan Bermartabat. Hal ini merupakan perwujudan pembangunan dan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) secara berkelanjutan.

Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi dalam sambutannya pada puncak Hari Jadi Riau menyebutkan, bahwa tema Riau Hijau dan Bermartabak sejalan dengan Visi Pemerintah Provinsi Riau yaitu, Terwujudnya Riau yang Berdaya Saing, Sejahtera, Bermartabat, dan Unggul di Indonesia (RIAU BERSATU).

Visi tersebut, sambung Syamsuar, untuk mewujudkan Riau yang lebih maju dan bermarwah. “Oleh karena itu pada Peringatan Hari Jadi ke 62 ini, hendaknya kita satukan Visi dan persepsi dalam membangun Provinsi Riau menjadi lebih baik,” katanya.

Baca Juga :  Istri Bupati Bengkalis, Kasmarni Amril Daftarkan Diri sebaga Calon Bupati ke PDIP

Di Hari Jadi ini, ungkap Syamsuar, hendaknya menjadi azam membenahi dan meluruskan yang kurang dan salah, lalu memantapkan dan meningkatkan program-program pembangunan di Provinsi Riau untuk mengangkat marwah negeri yang gemilang, sejalan dengan Visi Riau 2025, yakni Terwujudnya Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis, Sejahtera Lahir dan Bathin di Asia Tenggara Tahun 2025.

“Maka dari itu mari kita jadikan peringatan Hari Jadi ini untuk memelihara kebersamaan dan kedamaian, serta menambah semangat berjuang anak negeri dalam mewujudkan Visi Riau 2025,” ajak Syamsuar.

Baca Juga :  Hadapi Pilkada 2020, Demokrat Riau Kumpulkan 76 Bacalon Kepala Daerah

Tema Riau Hijau dan Bermartabat, lanjut Gubernur Syamsuar, juga merupakan bagian penjabaran dari RPJMD 2019-2024. Komitmennya membangun konsep Riau Hijau untuk mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan, sedangkan Bermartabat adalah untuk mempertahankan identitas Kemelayuan dalam bingkai bertamadun.

“Kita juga bangga dalam upaya penguatan Budaya Melayu di Provinsi Riau semakin meningkat, penguatan Budaya Melayu di lembaga-lembaga pendidikan mulai dari Sekolah Dasar/Sederajat hingga Sekolah Tingkat Atas/sederajat di seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Riau,” ujar Syamsuar. (Adv)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *