Festival Tari Ratoh Jaroe Audisi Semarang Akan Di Helat di Taman Indonesia Kaya

Sejumlah peserta audisi Festival Tari Ratoh Jaroe saat menunjukkan kebolehan grupnya pada audisi DKI Jakarta dan Banten yang diselenggarakan di Atrium Fashion Mall Kota Kasablanka Jakarta, Minggu, 19 Mei 2019

RiauKepri.com, JAKARTA — Pemerintah Aceh melalui Sub Bidang Promosi dan Pameran, Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) kembali menyelenggarakan Festival Tari Ratoh Jaroe 2019 yang ke-12.

Pentas tarian khas Aceh tersebut telah memasuki tahap audisi di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Festival tersebut akan memperebutkan piala bergilir Gubernur Aceh, dan akan diselenggarakan di Taman Indonesia Kaya, Minggu, 25 Agustus 2019.

Kepala BPPA, Almuniza Kamal, S.STP, M.Si mengatakan, sebelumnya, pagelaran festival tarian khas Aceh itu telah dilaksanakan di DKI Jakarta dan Banten dan melibatkan 23 grup tari dari berbagai perwakilan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan perguran tinggi.

Baca Juga :  Pekanbaru, Pusat Pemerintahan Kesultanan Siak saat Konfilk dengan Belanda

“Pada tahap audisi DKI Jakarta dan Banten, para dewan juri telah memilih 10 penyaji terbaik. Selanjutnya, 10 penyaji tersebut nantinya akan berlaga kembali pada babak final di Kementerian Pariwisata, November mendatang,” ujarnya, Senin, 19 Agustus 2019.

Begitu pula Audisi Tari Ratoh Jaroe audisi Semarang. Nantinya para dewan juri yang dipercaya untuk menilai perlombaan akan memilih kolaborasi terbaik dari anak-anak Semarang, dan juga dari daerah Jaw Timur dan D.I. Yogyakarta yang ikut audisi di Semarang.

“Kita tentu berharap, dengan adanya kegiatan sejenis ini, maka terbuka pula cakrawala dan wawasan pesertanya agar dapat menjadi pribadi yang memiliki sportivitas, tanggung jawab, rasa kebersamaan dan menjaga kebudayaan masing-masing daerah. Sebab sebagaimana kita ketahui, begitu beragam adat budaya di Nusantara Indonesia ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Menpar dan Gubri Maleo Jalur, Gini Semangatnya

Tidak saja hanya audisi Tari Ratoh Jaroe, panitia penyelenggara kegiatan tersebut nantinya juga akan meminta peserta untuk menuliskan puisi terkait tari Ratoh Jaroe yang mereka bawakan. Nantinya, panitia akan memberikan penghargaan kepada tiga peserta terbaik.

“Saat audisi DKI Jakarta dan Banten, saya dan Pilo Poly berhasil berhasil mengkurasi 16 puisi yang masuk dari 23 perwakilan grup tari. Begitu pula nantinya dengan Semarang, kita tunggu siapa yang akan mendapatkan penghargaan puisi tersebut,” ujar Ka. Subbid Promosi dan Pameran/Kepala Anjungan Aceh TMII, Ir. Cut Putri Alyanur, M.M.

Baca Juga :  Penguatan Laman Bujang Mat Syam Menampilkan Berbagai Cabang Seni

Festival Tari Ratoh Jaroe 2019 adalah ajang promosi kebudayaan dari Provinsi Aceh. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menyatukan, menguatkan dan mengenalkan nilai kebudayaan sebagai bagian dari menjaga kebudayaan daerah dan menumbuhkan rasa kepekaan terhadap anak didik untuk peduli dengan warisan budaya. (Rls)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *