Dugaan Fiktif Rp1,8 Miliar, Kejari Bengkalis Lakukan Penyelidikan UED SP Desa Bukit Batu

Agung Irawan

RiauKepri.com, BENGKALIS – Beredar kabar Kejaksaan Negeri Bengkalis sedang mendalami adanya dugaan penyelewengan anggaran Usaha Ekonomi Desa (UED) Simpan Pinjam di desa Bukit Batu, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis sebesar Rp 1,8 Miliar.

Hal demikian dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis, Heru Winoto melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bengkalis, Agung Irawan saat dihubungi, Selasa (3/9/2019) lewat telepon selulernya.

“Iya, benar tim saat ini sedang melakukan penyelidikan. Atas adanya laporan dari masyarakat tersebut bahwa adanya dugaan penyelewengan anggaran UED SP desa Bukit Batu diperkirakan kerugian negara mencapai Rp1,8 miliar,” ungkap Kasi Pidsus.

Baca Juga :  Elak 2 Pengendara Sepeda Motor, Truk BBM Pertamina Lantak Fly Over

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi oleh pihak Inspektorat untuk melakukan audit secara insentif terhadap pengelola UED Simpan pinjam didesa Bukit Batu sejak tahun 2017 hingga 2019 ini.

“Untuk pastikan kerugian tentunya kita meminta kepada Inspektorat menghitung kerugian negara tersebut. Meski pihaknya sudah mengetahui kerugian negara terjadi sejak 2017 hingga 2019 tersebut,” kata Agung.

Untuk pihak yang terlibat dalam dugaan penyelewenangan UED SP ini. Lanjut Agung agar nantinya kooperatif saat dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan nantinya.

Baca Juga :  Dugaan Kredit Fiktif, 5 Tersangka Pegawai Bank Riau-Kepri Diperiksa Kejati

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan pemeriksaan pihak yang terlibat dalam pengelolaan UED SP termasuk instansi terkait,” pungkas Agung. (RK4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *