Ke Kulonprogo, Apri Sujadi Pelajari CSR

Bupati Bintan, Apri Sujadi bersama Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo di Kantor Bupati Kulonprogo, Yogyakarta, Kamis (12/9).

RiauKepri.com, BINTAN — Bupati Bintan, Apri Sujadi mengunjungi Kabupaten Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta demi mempelajari pemanfaatan dana CSR untuk mendukung pembangunan. Kulonprogo merupakan daerah yang dianggap berhasil mengelola CSR dan dipergunakan bagi kemajuan bidang kesehatan, bidang pendidikan, bidang UMKM serta bidang ketenagakerjaan.

Dia diterima Wakil Bupati Kulonprogo, Drs H Sutedjo di Kantor Bupati Kulonprogo, Provinsi DIY Yogyakarta, Jawa Tengah, Kamis (12/9) siang. Keduanya berdiskusi dan bertukar pikiran.

“Banyak hal yang perlu kita ketahui, khususnya terkait penerapan, kepastian hukum dan lain-lain khususnya pemanfaatan CSR yang digunakan bagi mendukung pengelolaan pembangunan daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Bintan Siapakan 17 Ekor Sapi Kurban

Dia juga mencotohkan, terkait pemanfaatan dana CSR Kabupaten Kulonprogo yang dikelola dan dipergunakan bagi kemajuan bidang kesehatan, bidang pendidikan, bidang UMKM serta bidang ketenagakerjaan.

“Perlu suatu mekanisme terkait pemanfaatan dana CSR tersebut, sangat penting bagi mendukung seluruh sektor bidang,” katanya.

“Khususnya mendukung berbagai sektor bidang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sebagai contoh bidang pendidikan secara mekanisme tidak bisa disalurkan bagi tingkat SMA ataupun mahasiswa karena kewenangan ada di Provinsi, namun kita merasa bahwa kita memiliki tanggung jawab kepada masyarakat sehingga hal ini harus segera kita realisasikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Yuk Liburan ke Bintan Brzee Beach

Sementara itu, Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo menuturkan bahwa payung hukum yang diterapkan pemerintahnya diatur melalui Peraturan Daerah serta peraturan Bupati Kulonprogo.

Hasil payung hukum tersebut diterapkan melalui beberapa program untuk mengentaskan beberapa permasalahan di masyarakat.

“Untuk bidang ketenagakerjaan beberapa pelatihan diberikan bagi tenaga kerja, maka pencapaian angka pengangguran di Kulonprogo juga kecil hingga mencapai 1,49 persen. Lalu, implementasi CSR juga diterapkan baik untuk modal usaha, program desa binaan, bedah rumah, beasiswa pelajar dan bantuan perobatan,” tutupnya.

Baca Juga :  Dalmasri Apresiasi Bakti TNI Untuk Masyarakat

Apri Sujadi bertekad secepatnya merancang penerapan CSR agar partisipatif dan bisa dikelola bagi pembangunan daerah.

“Semoga bisa diterapkan di Kabupaten Bintan dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” harapnya.(RK/R)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *