Kini, Zulfan Ismaini Ketua Komite SMK N 2 Dumai

Periode 2019-2022

Ketua Komite SMK N 2 Dumai Zulfan Ismaini.

RiauKepri.com, Dumai- Musyawarah pemilihan Ketua Komite dilaksanakan di Aula SMK N 2 Dumai, Sabtu (14/09/19). Dalam musyawarah yang Sekretaris SMK N 2 yang lama H.Yuhandri,SP, Kepala Sekolah berserta dewan guru dan wali murid SMKN 2 Dumai, telah terpilih Zulfan Ismaini sebagai Ketua Komite SMK N 2 Periode 2019-2022.

Dalam musyawarah yang dibuka secara resmi oleh Kepala SMM N 2 Dumai Juzmillita, ada dua kandidat ketua Komite SMK N 2 Dumai, diantaranya Adel Iskosa dan Zulfan Ismaini

Namun Adel Iskosa legowo dan mengusulkan kepada wali murid dan guru agar Zulfan Ismaini saja menjadi ketua Komite SMK N 2 Dumai periode 2019-2022.

Baca Juga :  Komit Pada Zakat, Bupati Siak Terima Anugrah BAZNAS Award 2018

Zulfan Ismaini yang dikenal sebagai metu Kadin Dumai itu menjelaskan komite sekolah merupakan sebuah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan.

“Sesuai peraturan menteri, komite sekolah berkedudukan di setiap sekolah. Dan berfungsi dalam peningkatan pelayanan pendidikan serta menjalankan fungsinya itu secara gotong royong, demokratis, mandiri, profesional, dan akuntabel,” terang Zulfan Ismaini

Tak lupa Zulfan Ismaini mengucapkan terima kasih kepada pengurus komite sekolah lama yang pasti banyak berkonstribusi dalam peningkatan mutu pendidikan di SMK N 2 Dumai

Baca Juga :  Hantu Duit

“Berbagai prestasi sekolah sudah dicapai, termasuk akreditasi sekolah yang bernilai sangat bagus. Ini semua tidak terlepas dari peran serta pengurus komite sekolah SMK N 2 Dumai yang lama,” kata Zulfan.

Dalam kesempatan itu Zulfan Ismaini juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama para wali murid, dewan guru atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin kepengurusan Komite SMKN 2 Dumai.

“Saya berharap dukungan semua pihak, sehingga mutu sekolah dapat meningkat dan menjadi sekolah favorit dapat terwujud. Selain itu, ke depannya kurikulum muatan lokal di sekolah ini agar dapat didesain lebih menarik bagi siswa terutama untuk memperbaiki karakter mereka,” harap Zulfan Ismaini lagi. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *