Perkuat Wisata Budaya, Due Dosen FIB Laksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat di Taman Bunga Impian Okura

M. Kafrawi, Muslim dan Iik Idayanti berfoto di Taman Bunga Impian Okura

RiauKepri.com, PEKANBARU – Taman Bunga Impian Okura merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kota Pekanbaru. Destinasi wisata yang terletak di pinggiran Sungai Siak, Kelurahan Okura ini, memanjakan mata dengan berbagai tanaman bunga. Selain itu di kawasan ini juga menyediakan kuliner Melayu.

Untuk memperkuat keberadaan Taman Bunga Impian Okura berbasis budaya, dua dosen FIB, Iik Idayanti, S.S., M.Hum., dan M. Kafrawi, S.S., M.Sn., melakukan pengabdian di kawasan tersebut bersama beberapa mahasiswa. Pengabdian kepada masyarakat ini menitikberatkan dalam menggali potensi budaya yang ada di Okura, Sabtu (14/9/2019).

Baca Juga :  Gubri: Sebelum dan Sesudah Berdagang Tolong Jaga Kebersihan

Iik Idayanti menjelaskan bahwa keberadaan Taman Bunga Impian Okura ini sangat menarik dengan menghandalkan bunga sebagai objek wisata. Agar destinasi ini dikenal oleh orang banyak, kata Iik, diperlukan manajemen pemasaran yang baik.

“Kita (FIB) bisa berkerja sama dalam pemasarannya. Selain itu kita juga bisa membuat konten-konten budaya untuk menunjang keberadaan Taman Bunga Impian Okura ini,” jelas Iik.

Sementara itu, M. Kafrawi, menjelaskan bahwa kawasan Okura memiliki potensi budaya yang dapat dikemas untuk mendukung destinasi wisata Taman Bunga ini. Menurut Kafrawi, masyarakat Okura yang mayoritasnya orang Melayu, masih berpegang teguh pada nilai-nilai budaya setempat dalam kehidupan sehari-harinya.

Baca Juga :  Kejari Bengkalis Raih Peringkat Satu Eksaminasi Umum Berkas Perkara se Riau

“Kita akan coba merumuskan konsep budayanya untuk menunjang keberadaaan taman bunga ini. Event budaya berskala internasional juga bisa kita laksanakan di sini. Namun demikian, kita coba dulu membuat event berskala daerah dan kemudian baru kita kembangangkan,” ucap Kafrawi.

Pengelola Taman Bunga Impian Okura, Muslim, sangat antusias menyambut ide yang disampaikan kedua dosen FIB Unilak tersebut. Selama ini, kata Muslim, mereka hanya menghandalkan kawasan dengan tanaman bunga. Ke depan hal ini, kata Muslim, dapat dikembangkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada FIB Unilak yang memilih kawasan ini menjadi tempat pengabdian. Kami berharap ide-ide cemerlang dari dosen FIB dapat menjadi kekuatan kami membangun kawasan Taman Bunga ini lebih baik lagi. Dan tidak tertutup kemungkinan ada kerja sama antara kami dengan FIB Unilak, itu sangat kami harapkan,” ucap Muslim dengan bersemangat. (RK2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *