Kasus Korupsi UED SP Rp 1,8 Milyar Masuk ke Tahap Penyidikan, Sejumlah Nama Bakal Ditetapkan Sebagai Tersangka

Agung Irawan

RiauKepri.com, BENGKALIS – Penanganan dugaan fiktif Usaha Ekonomi Desa (UED) simpan pinjam di desa Bukit Batu, kabupaten Bengkalis sebesar Rp 1,8 miliar masuk tahap penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Bengkalis. Sejumlah nama yang terlibat disebut – sebut bakal ditetapkan sebagai tersangka.

Hal demikian dikatakan Kejari Bengkalis Heru Winoto melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bengkalis Agung Irawan kepada wartawan, Senin (16/9) di Bengkalis.

Ia juga mengatakan, untuk penanganan dugaan fiktif UED SP desa Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis sejauh ini penyelidikannya terus berjalan tim sedang bekerja secara profesional tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

Baca Juga :  Bendera dan Baliho Demokrat Dirusak, 1 Orang Berhasil Ditangkap

Dirinya juga menjelaskan bahwa proses penyelidikan saat ini, dalam waktu dekat sudah bisa dinaikan ke tahap penyidikan.

“Proses pemeriksaan terus berjalan tanpa ada tekanan pihak manapun. Melihat dari tim kejaksaan Bengkalis bekerja untuk UED SP ini jika tidak ada halangan akhir bulan ini bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan, artinya pihak manapun yang terlibat dalam perkara ditanganin saat ini segera ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Agung Irawan.

Semula dugaan fiktif UED SP desa Bukit Batu, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis senilai Rp 1,8 miliar atas adanya laporan masyarakat setempat ke Kejaksaan Negeri Bengkalis.

Baca Juga :  768 Wisudawan Unilak Ditepuk Tepung Tawar, Kini Sudah 25.047 yang Lulus

Sejumlah pihak baik dari instansi terkait maupun aparatur desa Bukit Batu, dan pengelola UED SP sudah dimintai keterangan. (RK4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *