GMPM Kota Dumai Gelar Aksi Damai, Minta Syahminan Dicopot

Aksi damai puluhan massa GMPM Kota Dumai mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polres Dumai di kantor Dinas PUPR Kota Dumai.

RiauKepri.com, DUMAI– Tak jelas apakah menular dari aksi demo mahasiswa di DPR RI Jakarta, namun yang jelas aksi serupa terjadi juga di Dumai.
Di Dumai tak ada tindakan anarkis karena masyarakat melakukan aksi damai untuk menyampaikan aspirasi kepada OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai.

Rabu (0210/19) misalnya, puluhan masa mendatangi kantor Dinas PUPR Kota Dumai. Selain berorasi, mereka juga membentang poster. Salah satu poster lumayan besar bertuliskan, “Syahminan tak layak memimpin Dinas PUPR Dumai,” dibentang massa di depan kantor PUPR Dumai.

Puluhan aparat kepolisian Polres Dumai nampak siaga penuh mengamankan jalannya aksi damai dari massa yang menamakan dirinya Gerakan Masyarakat Pejuang Marwah (GMPM) Kota Dumai tersebut.

Orator minta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Dumai Dr Mohamamad Syahminan ST, MT “hengkang” dari Dumai.

“Syahminan harus hengkang dari Dumai, kalau tak ada ongkos, kami siap membeli tiket Dumai Line,” tegas MPI DPD KNPI Kota Dumai, Khadafi dalam orasi di kantor Dinas PUPR Jalan HR Soebrantas Dumai.

Baca Juga :  Atlet Bengkalis Bawa Riau ke PON 2020

Menurut GMPM Dumai, Syahminan sebagai Kepala Dinas PUPR Kota Dumai gagal melaksanakan tugas dengan baik. Semenatara dalam pernyataan sikap yang diterima Riau-Kepri Dumai, selain gagal dalam pemerataan pembangunan, GMPM Kota Dumai menilai Kadis PU PR Kota Dumai gagal dalam percepatan air bersih Kota Dumai.

“Kami meminta kepada walikota dan wakil walikota Dumai untuk menonjobkan/memberhentikan Sdr Dr. Eng. Mohamad Syahminan, ST, MT dari Kepala Dinas PUPR Kota Dumai,” katanya.

Kinerja Dinas PU PR Kota Dumai nampaknya terpantau GMPM Kota Dumai. Sebab, menurut mereka selain dinilai gagal dalam pemerataan pembangunan dan percepatan air bersih untuk masyarakat Dumai, Syahminan juga jarang di Dumai.

“Kepala Dinas PUPR Dumai jarang berada di kota Dumai,” sesalnya. Bahkan Gerakan Masyarakat Pejuang Marwah (GMPM) Kota Dumai men- deadline Walikota Dumai/ Wakil Walikota Dumai selama 1 minggu atau 7×24 jam untuk memutuskan keputusan tersebut.

Baca Juga :  66 Tahun Usia Gubernur Syamsuar, Ini Harapan yang Dipasak

“Apabila tidak diindahkan maka kami akan turun aksi lagi dengan lebih banyak massa,” tegas GMPM Kota Dumai.

Zul AS Terima Aspirasi

Usai melakukan operasi di kantor PUPR kota Dumai, massa GMPM Kota Dumai begerak menuju rumah kediaman walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MS.i di Jalan Putri Tujuh Dumai.

Zul AS demikian panggilan akrab walikota Dumai yang kebetulan baru keluar dari gedung Pendopo Sri Bungatanjung menghadiri pelantikan/ pengukuhan pengurus KONI Kota Dumai menerima rombongan GMPM Kota Dumai di pintu masuk rumah kediamannya.

Suatu eksemplar aspirasi yang tertuang dalam surat pernyataan GMPM Kota Dumai diserahkan kepada Walikota Dumai.

“Menyampaikan pendapat hak masyarakat dan dilindungi undang-undang. Yah aspirasi ini kita terima dan akan dipelajari,” kata Zul AS kepada Riau-Kepri secara terpisah.

Salah seorang peserta aksi damai di kantor PUPR Dumai menyebutkan bahwa Syahminan tak maksimal dalam menjalankan visi dan misi walikota beserta wakil walikota Dumai.

Baca Juga :  Gubri Canangkan Iklan Berbahasa Melayu, LAMR Mengapresiasi

Hal tesebut diduga akibat dirinya sibuk berkampanye dan bersosialisasi serta berkomunikasi dengan partai politik untuk Pilkada Bengkalis tahun 2020.

“Banyak warga yang mengeluh bahwa kepala dinas tidak bisa ditemui,”sesalnya yang juga mengaku sebagai salah seorang teman di Dinas PUPR Dumai.

Keterangan lain diterima, Syahminan yang sebelumnya pejabat Pemkab Bengkalis, dalam tiga tahun terakhir pindah ke Pemko Dumai.

Namun setelah Syahminan mengaku maju sebagai bakal calon (Balon) peserta Pilkada Bengkalis tahun 2020 mendatang, diduga kebanyakan sibuk sosialisasi dan melobi parpol sebagai kenderaan politik.

“Makanya susah ditemui lantaran jarang berada di Dumai,” tambahnya. Sayang Syahminan belum berhasil dikonfirmasi. Bahkan ketika aksi damai massa GMPM Kota Dumai digelar di depan kantornya, Kadis PUPR Dumai itu tak ada terlihat. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *