Proyek Fisik dan Non Fisik di Meranti Rawan Bermasalah

Said Hasyim saat menyampaikan amanat upacara.

RiauKepri.com, MERANTI– Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh PNS, khususnya penanggungjawab kegiatan untuk melengkapi semua dokumen pertanggungjawaban serta pengawasan terhadap kegiatan/proyek yang sedang berjalan, hal itu untuk menghidari sesuatu yang tidak diinginkan apalagi sampai tersangkut masalah hukum.

Pernyataan itu disampaikannya saat menjadi Pembina Apel Senin pagi, di lingkungan Pemkab Meranti, Senin (7/10/2019).

Turut hadir Staf Ahli Bupati Drs. H. Askandar, Drs. H. Jonizar, Asisten Sekda Drs. H. Revirianto, H. Rosdaner, Syamsuddin SH MH, Dilingkungan Pemkab. Meranti serta para Pejabat Eselon II Dilingkungan Pemkab. Meranti, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH serta Serta Para Pejabat Eselon III dan IV, Para Pegawai ASN maupun Non PNS.

Baca Juga :  Pilkada 2020, DPC PDIP Dumai Buka Penjaringan Balon Wako dan Wawako

Dijelaskan Said Hasyim, tanggal 17 Februari 2019 mendatang, dirinya bersama bupati genap menjabat 4 tahun, selama memimpin Kabupaten Meranti Wabup mengakui bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang menyangkut urusan pemerintahan. Salah satunya masalah pembinaan pegawai yang telah diberikan amanah oleh pimpinan.

Dihadapan seluruh para peserta apel, ia menegaskan para ASN yang diberikan amanah oleh pimpinan untuk menjalankan pemerintah dapat bekerja dengan baik sesuai tupoksi serta mengacu pada peraturan yang berlaku, sehingga apa yang diinginkan yakni, membawa masyarakat Meranti yang sejahtera dapat terwujud.

Diantara yang paling rawan dan menjadi fokus Wabup adalah terkait pelaksanaan kegiatan
fisik maupun nonfisik. Dikatakan pria yang telah malang melintang didunia birokrasi itu, setiap PPTK dan penanggungjawab teknis untuk segera menyelesaikan kewajiban baik dari segi adminsitrasi maupun lainnya, yang paling penting melaksanakan fungsi pengawasan pada kegiatan/proyek yang sedang berjalan.

Baca Juga :  Pelaksanaan Tour de Siak 2018 Sudah Mantap, Ada Tambahan Satu Team

“Bagi PPTK dan petugas teknis penanggungjawab pelaksanaan kegiatan infrastuktur saya minta untuk turun ke lapangan mengawasi proyek jangan sampai timbul masalah,” ujar Wabup.

Selain itu Wabup menyarankan kepada pelaksanaan kegiatan lebih jeli mengukur pelaksanaan proyek jika dinilai akan bermasalah lebih baik tidak dilaksanakan.

“Lebih baik ditunda daripada akhirnya bermasalah, saya harap ini menjadi catatan termasuk juga untuk kegiatan Non Fisik,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Wabup, dirinya sebagai pimpinan selalu membuka diri untuk menerima pegawai yang ingin konsultasi jika menemukan masalah dan Wabup siap membekap pegawai jika memang tidak bersalah apalagi hanya terbentur pada Adminsitrasi.

Baca Juga :  Malam Jumat Menjulang Budaya di Siak, Ini Harapan Gubri

“Jika bermasalah silahkan berkonsultasi dengan pimpinan, kami siap membekap, karena saya tak menginginkan ASN Meranti tersangkut masalah hukum,” akunya.

Wabup mengatakan, kepada semua PNS jangan takut dalam menjalankan kegiatan jika sudah dilaksanakan sesuai aturan.

“Jika bekerja sesuai aturan jangan takut, tanamkan niat yang baik  dan yang penting kuasai aturan, jika itu sudah dilakukan pasti akan selamat,” ucapnya.

Terakhir dalam Apel Senin pagi kali ini, Wabup sempat menyinggung kondisi politik Meranti saat ini yang mulai bergejolak. Terkait hal itu Wabup memgingatkan kepada seluruh ASN untuk tidak terpengaruh. Ia meminta ASN tetap fokus pada menjalankan Tupoksinya.

“Saya minta kepasa pegawai untuk tetap konsentrasi bekerja menjalankan tugas, dengan tidak terlalu dalam masuk keranah politik,” pungkasnya. (RK1/rls)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *