Hari Ini, FIB Unilak Lepas 50 Mahasiswanya

Dr. Junaidi; Lulusan FIB Banyak Peluang

Tari Persembahan di perhelatan Yudisium XXXIII FIB Unilak

RiauKepri.com, PEKAMBARU – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Lancang Kuning (Unilak) lepas 50 mahasiswanya dalam Yudisium XXXIII, Kamis (10/10/2019). Perhelatan yang berlangsung di ruangan seminar ini dihadiri budayawan Riau G. P. Ade Darmawi, Syafruddin Saleh Sei Gergaji, dan Rektor Unilak yang diwakili Wakil Rektor 1 Dr. Junaidi, M.Hum.

Dalam kata sambutannya, Junaidi menjelaskan bahwa lulusan FIB merupakan sarjana yang spesifik di Riau ini. Di Riau, kata Junaidi, tidak ada perguruan tinggi yang memiliki Program Studi seperti FIB Unilak ini.

Baca Juga :  Kisah di Taman Mini Indonesia dan Syam-Edy Keliling KPK

“Ini kesempatan bagi lulusan FIB mengisi lowongan pekerjaan yang berbasis budaya. Apalagi pemerintah pada hari ini sedang giat-giatnya menggali budaya daerah menjadi alas pembangunan bangsa,” ucap Junaidi yang juga mantan Dekan FIB Unilak.

Junaidi juga berpesan kepada lulusan FIB untuk tetap kreatif menemukan hal-hal baru dalam menyokong pembangunan di kawasan ini. Ekonomi kreatif, kata Junaidi, menjadi unggulan menggerakkan ekonomi masyarakat masa kini.

“Gubernur Riau sangat berkomitmen menguatkan ekonomi masyarakat melalui kreativitas. Lulusan FIB Unilak harus mengambil peran program pemerintah ini,” jelas Junaidi.

Baca Juga :  Jelang MTQ ke 43 Tingkat Kabupaten Bengkalis, Persiapan Tuan Rumah Sudah 60 Persen

Junaidi juga menambahkan bahwa Pemerintah Riau telah mengukuhkan kurikulum muatan lokal dengan peraturan daerah. Dengan demikian, kata Junaidi, lulusan FIB Unilak sangat diperlukan.

“Kurikulum Mulok membuka peluang bagi lulusan FIB menjadi tenaga pengajar di sekolah-sekolah yang ada di Riau. Tentu peluang ini harus terus dikejar. Terakhir, saya ucapkan selamat yudisium kepada mahasiswa FIB Unilak. Jaya selalu Unilak,” kata Junaidi.

50 mahasiswa Yudisium FIB terdiri 24 Prodi Sastra Melayu, 2 Prodi Sastra Indonesia, Prodi Sastra Inggris 4 orang, dan Program Studi Ilmu Perpustakaan 20 orang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *