Komisi Informasi Riau ke Unilak, Ini Yang Dibahas

RiauKepri.com, PEKANBARU – Komisi Informasi Provinsi Riau berkunjung ke universitas Lancang Kuning, Rabu(9/10). Kunjungan langsung dipimpin oleh komisioner KIP Tatang Yudiansyah dan dua orang staf.

Kunjungan ini disambut hangat oleh wakil rektor I Unilak Dr.Junaidi. dan melakukan pertemuan,selama 1 jam kunjungan, KIP Riau menyampaikan maksud dan tujuan ke Unilak.

Di jelaskan Tatang, kunjungan ke Unilak dalam rangka melakukan monitoring evaluasi layanan publik berdasarkan amanah UU no 14 tahun 2008.

“Setiap badan publik, termasuk perguruan tinggi adalah badan publik yang harus kami evaluasi setiap tahunnya. Nanti hasil evaluasi ini akan kita umumkan ke publik. Perguruan tinggi salah satunya Unilak, sekaligus sekalian mengantarkan kuesioner yang harus diisi oleh PPID(pejabat pengelola informasi dan dokumentasi) di Unilak. Setelah ini, tahapannya (KIP) akan melakukan civitas apakah singkron data isian kusioner dengan data di lapangan, apakah sudah tersedia layanan informasi, administrasi, termasuk struktur PPID nya, standar operasional prosedur, sampai data materi Informasi publik, dan sampai tahapan penjurian seluruh perguruan tinggi di Riau akan kita peringkat,” jelas Tatang.

Baca Juga :  Penyidik Kejari Inhu 'Bidik' Kelebihan Bayar di Sekwan

Hasil dari peringkat itu adalah apakah termasuk kategori informatif, cukup informati atau bahkan yang paling bawah itu tidak informatif. Baru nanti akan kita gelar KI award 2019.

“Mudah-mudahan Unilak sebagai perguruan tinggi terkemuka di Riau menedapatkan posisi yang baik dalam konteks pelayanan informasi publik,
Karena Informasi publik di perguruan tinggi sangat dibutuhkan bukan hanya bagi mahasiswa tapi juga bagi masyarakat luas.selain Unilak, kita juga melakukan ke perguruan tinggi lain, UIR, Umri,Unri, Poltekkes,” ujar Tatang.

Sementara itu Dr. Junaidi menyambut baik kunjungan ini. Dijelaskan Wakil Rektor I, informasi ini sangat penting bagi Unilak , karena Unilak adalah badan publik yang juga memberikan pelayanan publik kepada mahasiswa dan masyarakat.

Baca Juga :  Guru Penista Agama di Inhil Penganut Ilmu Hitam dan Dapat Bisikan Gaib

“Kita berterima kasih Komisi informasi mengantarkan kusioner untuk tahun 2019, mudahan mudahan di KI award Unilak mendapat peringkat lebih baik seperti yang pernah di peroleh tahun lalu,” ucap Junaidi. (RK7)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *