Memperkuat Karakter Mahasiswa, FIB Unilak Taja “Kemah Seni” di Siak

Mahasiswa FIB Unilak eksplorasi di Siak

RiauKepri.com, SIAK – Untuk memperkuat karakter mahasiswa, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Lancang Kuning (Unilak) menaja “Kemah Seni”. Perhelatan berlangsung di Siak dari hari Jumat-Ahad (18-20/10/2019) inj, diikuti 55 mahasiswa dari empat program studi yang ada di FIB Unilak.

Menurut Koordinator dan juga dosen Prodi Sastra Daerah (Melayu), Jefrizal, perhelatan ini bertujuan untuk memperkuat karakter sekaligus menggali potensi mahasiswa melalui kecerdasan pikiran dan emosi. Konsep kemah dengan sentuhan seni, kata Jefrizal, melatih mahasiswa menggunakan dua unsur penting dalam menentukan sikap.

Baca Juga :  Aurat Basah Terdedah, LAMR Meranti Minta Perang Air Dihentikan

“Untuk menghasilkan karya seni, seniman mengarahkan seluruh kekuatan pikiran dan emosi mereka. Konsep ini sangat relevan diterapkan kepada mahaaiswa, sehingga selain dapat menghasilkan karya yang berkualitas, mahasiswa juga dibiasakan ‘menghidupkan’ kepekaan rasa yang didapat dari lingkungan sekeliling mereka,” ucap Jefrizal yang juga penyair Riau ini.

Jefrizal menjelaskan perhelatan ini diadakan di Siak untuk mengisi pengetahuan sejarah bagi mahasiswa. Siak memiliki sejarah peradaban gilang-gemilang yang harus diketahui oleh generasi muda Riau masa kini.

“Dengan diadakan di Siak ini, semangat masa lalu dapat dirasakan langsung oleh mahasiswa. Peninggalan sejarah yang masih ada di Siak ini dapat memompa semangat tersebut,” jelas Jefrizal.

Baca Juga :  Irjen Nandang Sangat Terkesan dengan Media di Riau

Jefrizal menambahkan, untuk menelusuri sejarah Siak, mereka juga mengadakan diskusi. Adapun narasumber diskusi Tengku Arif dari Malaysia dan Tengku Zulkarnain (Wak Zul ‘Mewah’) dari Siak.

“Tengku Arif memaparkan sejarah Siak mulai dari peristiwa Sultan Mahmud Mangkat di Julang sampai masa Sultan Starif Kasim II. Semetara Wak Zul (Tengku Zulkarnain) menyampaikan proses kreatif menciptakan karya seni berangkat dari sejarah,” ujar Jefrizal.

Perhelatan yang berlangsung selama tiga hari ini, juga diisi dengan latihan mengolah rasa, seperti meditasi dan latihan menjalin kekompakkan. Pada malam terakhir, perhelatan yang dipusatkan di halaman belakang LAMR Kabupaten Siak ini digelar pentas seni mahasiswa dan pergelaran Pengat Production Siak. (RK2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *