Rugi Jika Warga Tanjungpinang tak Nonton Baca Puisi Petang dan Malam Ini

Festival Sastra Internasional Gunung Bintan

Jefri al Malay.

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG- Sejumlah seniman muda bakal tampil dalam Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) 2019 di Tanjungpinang pada hari ketiga, dan dijamin semakin seru karenanya semacam rugi bila masyarakat Provinsi Kepulauan Riau ini tidak menontonnya.

Pada hari ketiga, Rabu (30/10/2019), pada petang hari pembacaan puisi bertempat di Pulau Penyengat. Sedangkan di malam harinya berlangsung di Kedai Kopi Sekanak.

Di Pulau Penyengat, kata salah seorang panitia FSIGB Mul Akhyar, bakal tampil Jefri al Malay yang sama-sama diketahui bahwa dia adalah raja panggung. Selain itu, ada Wak Zul.

Baca Juga :  Rapat di Kemenko Maritim, LAMR Dinilai Wajar Ikut Kelola Blok Rokan

Nama Wak Zul, jelas Mul, saat ini cukup dikenal lantaran film pendeknya di youtube dengan kelimat mewah…mewah.

Sedangkan pada malam harinya, beber Mul, sejumlah seniman ASEAN lainnya bakal tampil di Kedai Kopi Sekanak.

“Salah satu seniman yang tampil di Kedai Kopi Sekanak ada Atan Lasak. Saya dapat bocoran Atan Lasak membaca puisi ala seorang rapper. Hal ini saya rasa sesuatu yang baru setelah kita mengetahui ada Sutardji Calzoum Backri yang membaca puisi ala penyanyi blues,” ungkap Mul.

Baca Juga :  Cewek di Inhil Tergeletak tak Berdaya di Jambatan, Ini Sebabnya

Menurut Mul, menjadi rugi jika masyarakat Tanjungpinang tidak melihat seniman-seniman ini membaca puisi. Karena mereka tampil tak ubahnya konser musik. (RK6)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *