Dua Mahasiswi Prodi Sastra Indonesia FIB Unilak Ikuti IMABSII di Solo, Kenalkan Pakaian Melayu

Tina dan Dirga

RiauKepri.com, SOLO – Dua mahasiswi Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Lancang Kuning (Unilak) lakukan perjalanan menantang ke Solo, tepatnya Surakarta. Kedua mahasiswi itu Gustina Risma (yang biasa dipanggil Tina) yang merupakan Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia (HIMAPROSAI) dan Dirga Putri (biasa dipanggil Dirga) yang merupakan Sekretaris, Redaktur serta Wartawan tabloidtanjak.com. Jum’at (1/11/2019).

Perjalanan kedua mahasiswi ini didasari dengan kegiatan Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia se-Indonesia (IMABSII) yang diselenggarakan di Solo, Kota Surakarta dan kegiatan juga dilakukan di Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari, mulai dari kedatangan para delegasi dari masing-masing daerah yang ada di Indonesia pada hari Rabu (30 Oktober 2019), sampai pemulangan delegasi pada hari Ahad (3 November 2019).

Tina dan Dirga dapat pergi pada hari Kamis, sehari setelah kedatangan para delegasi yang tiba dengan waktu yang sudah ditentukan. Mereka berdua berangkat dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau, menggunakan pesawat, menuju Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta. Dari bandara, mereka pergi ke Solo menggunak kereta api dari Stasiun Maguwo menuju Stasiun Solo Balapan, hingga mereka menuju tempat penginapan dan bergabung dengan para delegasi dari berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Baca Juga :  Berperan Patih Karma Wijaya? Mengapa Tidak

Perjalanan yang membutuhkan waktu seharian tak mematahkan semangat dari kedua mahasiswi ini untuk mendapatkan ilmu yang hendak dibawa kembali ke Prodi Sastra Indonesia, FIB Unilak, bahkan untuk daerah.

Semarak IMABSII mengangkat tema ‘Revitalisasi Nilai Bahasa dan Sastra Indonesia di Era Society 5.0’, dan menjadi tuan rumah kali ini Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Dalam sesi pertemuan, seluruh delegasi dapat mengutarakan permasalahan-permasalahan yang terjadi di masing-masing daerah, yang tentu saja berhubungan dengan bahasa dan sastra Indonesia. Serta membahas apa yang hendak dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Ketua Masjid Al-Mujahadah Apresiasi Safari Jumat Polresta Pekanbaru

“Untuk ini lah, saya berharap mendapatkan ilmu serta menambah pengetahuan dan pengalaman saya dalam bahasa dan sastra Indonesia. Agar ada yang saya bawa untuk daerah saya, khusunya universitas,” ujar Dirga, salah satu delegasi Unilak, mewakili Riau.

Ini memang bukan pertama kalinya Dirga mengujungi pulau Jawa, sebelumnya di tahun 2018 Dirga pernah mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai peserta Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) mewakili Riau dalam lomba Cerpen.

“Tetapi ini menjadi pengalaman pertama saya menaiki kereta api, menginjakan kaki di Kota Surakarta, dan juga pengalaman pertama saya mengikuti kegiatan IMABSII ini. Saya benar-benar berharap mendapatkan sesuatu untuk dapat saya bawa kembali ke Pekanbaru,” tambahnya.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Gubri Teken MoU Wisata Halal dengan Menteri Pariwisata RI

Sedangkan Gustina Risma berpendapat, bahwa kegiaran ini sangat bermanfaat untuk menambah pengalaman.

“Sebenarnya kami cukup berani, karena tampa bimbingan orang yang lebih tua, kami berdua dapat sampai ke tempat ini. Yang ditakutkan bukan soal tersesat atau pun hal-hal yang menakutkan, hanya saja yang saya takutkan adalah ketinggalan akan ilmu dalam pelaksanaan IMABSII yang sudah kami lewatkan, sehari sebelum kedatangan kami,” ungkap Tina, Ketua HIMAPROSAI.

Tina juga memperkenalkan Melayu saat sosialisasi ke SMP 2 Karanganyar. Disaat semua delegasi mengenakan baju HMJ atau seragam kebanggaan dari masing-masing jurusan, tetapi kedua mahasiswi asal Riau ini mengenakan baju Melayu, mereka berdua ingin menunjukan bahwasannya Melayu melekat pada diri mereka, tentu saja juga mengenakan almamater kebanggaan Universitas Lancang Kuning. (Rls)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *