Serahkan Buku UU 1/1987 ke Kejari Dumai, Zulfan: Kadin Pelaku Ekonomi Nasional

Ketua Kadin Dumai Zulfan Ismaini menyerahkan buku UU No. 1/1987 kepada Kasi Datun Kejari Dumai Hendri Lubis SH.

RiauKepri.com, DUMAI- Buku Undang Undang (UU) No.1/ 1987 telah di serahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai. Buku UU tentang terbentuknya Kadin Indonesia tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Dumai Zulfan Ismaini kepada Kasi Datun Kejari Dumai Hendri Lubis SH.

Kata Zulfan Ismaini, dalam buku Undang undang yang diserahkan kepada Kejari Dumai itu termuat Tugas, Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dan juga tujuan berdirinya Kadin Indonesia.

“Sesuai pasal 3 dijelaskan bahwa
Kadin bertujuan membina dan mengembangkan kemampuan kegiatan dan kepentingan Pengusaha Indonesia di bidang usaha negara, usaha koperasi dan usaha swasta dalam kedudukannya sebagai pelaku ekonomi nasional dalam rangka mewujudkan kehidupan ekonomi dan dunia usaha nasional yang sehat dan tertib berdasarkan pasal 33 UUD 1945,” jelas Zulfan Ismaini.

Baca Juga :  CPI Lakukan Pelatihan Autocad Electrical di Unilak

Sesuai data yang diperoleh riaukepri.com, dalam upaya mewujudkan kondisi usaha yang sehat serta dimanis, dan demi terwujudnya kesempatan usaha yang merata dalam dunia usaha Indonesia, maka pemerintah mendorong para pengusaha untuk membangun, mengembangkan, serta membina sinergitas yang selaras dan seimbang antara pengusaha di Indonesia.

“Hal tersebut didasarkan pada amat perundang-undang pasal 33 UUD 1945 dalam hal pembangunan negara dalam bidang ekonomi,” ujarnya.

Salah satu bentuk perwujudan amanat undang-undang tesebut adalah dengan terbentuknya sebuah organisasi Kadin pada tanggal 24 September 1968, yang kemudian dibentuk ulang dalam musyawarah pengusaha indonesia pada tanggal 12 Agustus 1994 berdasarkan amanat UU No.1 tahun 1987 mengenai Kadin

Baca Juga :  Lagu Maju tak Gentar Mengantar Pelantikan Bupati Siak

Seperti diketahui, Kadin merupakan organisasi yang menghimpun para pengusaha Indonesia khususnya yang bergerak di sektor perekonomian.

Sesuai UU No. 1/ 1987 tersebut, secara umum menyatakan bahwa, seluruh pengusaha yang ada di Indonesia baik di bidang usaha negara, bidang usaha koperasi, serta bidang usaha swasta, bersama-sama mendirikan organisasi kamar dagang dan industri yang bertujuan sebagai sarana pembinaan, sarana untuk saling berkomunikasi, sarana bertukar informasi, sarana representasi, sarana untuk berkonsultasi, dan sarana advokasi bagi pengusaha Indonesia.

“Hal tersebut dalam rangka menjadikan dunia usaha Indonesia menjadi semakin kuat serta memiliki daya saing yang tinggi yang didasarkan pada keunggulan sumber daya nasional yang dipadukan dengan potensi ekonomi nasional,” ungkapnya. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *