UMK Dumai Tahun 2020 Belum Ditetapkan, Ini Sebabnya

Sekretaris Disnakertrans Dumai MT Parulian Siregar SE.

RiauKepri.com, DUMAI– Upah Minimum Kota (UMK) Dumai tahun 2020 belum ditetapkan. Pasalnya, rapat DPK Dumai yang diagendakan Jumat (8/11/2019) urung dilaksanakan lantaran Ketua Dewan Pengupahan Kota (DPK) Drs Hamdan Kamal menghadiri acara MTQ di Kabupaten Kampar, sehingga berhalangan hadir.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Dumai MT Parulian Siregar SE menjelaskan, rapat pembahaan UMK Dumai tahun 2020 oleh DPK Dumai sedianya dilaksanakan Jumat (08/11/19). Namun terpaksa ditunda lantaran Ketua DPK Dumai berhalangan hadir.

“Senin Lae rapatnya, ketua DPK Dumai sedang menghadiri MTQ di Kampar,” jelas Parulian Siregar kepada riaukepri.com melalui WA Jumat siang.

Diketahui, rapat DPK Dumai telah dilaksanakan aula kantor Disnakertrans Dumai Selasa (05/10/11/19) pekan lalu.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPK Dumai yang juga Asisten I Setdako Dumai Drs H Hamdan Kamal didampingi Kepala Disnakertrans Dumai H Suwandy SH M.Hum berbagai masukan dan pendapat menyeruak.

Baca Juga :  Sepenggal Syair yang Tak Selesai dalam Film "Syair Pengikat" Dari Siak

Kabag Hukum Setdako Dumai DR Dede Mirza SH, Sekretaris Disnakertrans MT Parulian Siregar SE, Kabid HI dan Syaker Irwan S.Sos, ketua Kadin Dumai Zulfan Ismaini, pengurus Apindo serta sejumlah pengurus SP/SB Dumai hadir dalam rapat tersebut.

Sesuai ketentuan, penatapan UMK mengacu kepada PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Hanya saja anggota DPK Dumai minta agar besaran UMK Dumai tahun 2020 sebaiknya ditetapkan melalui kesepakatan bersama.

Hal tersebut penting demi kelangsungan dunia usaha, serta mempedomani pertumbuhan ekonomi di kota Dumai

Menurut Hamdan Kamal, dibalik PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan, penetapan UMK juga perlu kesepakatan. Karena meningkatkan kesejahteraan pekerja harus diperhatikan, namun industri juga ada keterbatasan.

Baca Juga :  Bangun Jembatan Nelayan dan Lestarikan Mangrove, Zuhandi Ikut Goro dengan Masyarakat Desa Sejangat

“UMK Dumai tahun 2019 berjalan aman dan UMK Dumai tahun 2020 sebaiknya jangan ada gejolak,” pinta Hamdan Kamal.

Belum ada kesepakatan berapa besar UMK Dumai tahun 2020. Namun DPK Dumai sepakat akan membahas secara bersama-sama Jumat (08/11/19), namun urung dilaksanakan.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa UMP Riau tahun 2020 sudah ditetapkan Rp 2.888.564,01. Begitu juga UMK Bengkalis tahun 2020 naik 4 persen, Siak naik 6 persen, Inhil sesuai formula. “Semua mengacu kepada PP No. 78 tahun 2015,” jelas Sekretaris Disnakertrans MT Parulian Siregar SE kepada Riau Kepri.com.secara terpisah.

Kata Parulian, penetapan UMK Dumai masih ada celah untuk diputuskan melalui musyawarah.

Baca Juga :  PKK Batang Duku Disambangi Tim Penilai Administrasi PKK Tingkat Kabupaten Bengkalis

Artinya tidak harus mengacu kepada PP 78 tahun 2015, namun masih ada ruang untuk ditetapkan melalui kesepakatan para pihak. Namun yang penting harus lebih tinggi dari UMP Riau. “Kalau tak ditemukan kesepakatan, maka UMK Dumai tahun 2020, bisa saja ditetapkan sesuai UMK 2019,” ujarnya.

Jika mengacu kepada PP No 78 tahun 2015, maka diperkirakan UMK Dumai Rp 3. 383.833 atau naik sebesar 8,51 persen

Sementara PLT Ketua DPC FSB Kamifarho KSBSI Kota Dumai Ir FA Aritonang minta Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) ditetapkan juga di Dumai.

Kalau tak ada bergaining tentang UMSK tersebut, maka sebaiknya UMK Dumai ditetapkan sesuai formula PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *