191 Mahaiswa FIB Unilak, Selesai Laksanakan KKN di Kecamatan Tambang Kampar

Peserta KKN FIB Unilak berfoto bersama dosen dan Sekcam Tambang

RiauKepri.com, PEKANBARU – Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning telah pun melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dihitung pada tanggal 1 Oktober 2019 dan diserahkan kembali ke pihak kampus pada tanggal 1 November 2019. Sebulan lamanya mereka berbaur bersama masyarakat, turut membantu masalah-masalah yang ada di masyarakat, dan memberdayakan masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, mahasiswa FIB Unilak juga membantu membangun pola pikir masyarakat untuk menciptakan program yang berlandaskan milenialisme. Tentu itu pula harapan terbentuknya program KKN-PPM di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Peserta KKN FIB Unilak berfoto bersama dosen dan Sekcam Tambang

Mahasiswa FIB yang berjumlah 191 orang ini pun dibagi lagi menjadi 3 kelompok dengan mendomisilikan 3 Desa di Kecamatan Tambang. Diantaranya Desa Kualu, Desa Tarai, dan Desa Sungai Pinang.

Pada Jum’at (1/11) lalu, acara penutupan, mahasiswa FIB Unilak pun dipulangkan kembali ke pangkuan Kampus Fakultas Ilmu Budaya Unilak. Pada acara penutupan tersebut tentu diiringi haru dan bahagia, seperti yang diungkapkan oleh Sekcam Tambang, yakni Ganda Ade Saputra, S.Stp., M.Si., di Kabupaten Kampar yang menyampaikan ribuan terimakasih serta apresiasi untuk pihak kampus Unilak yang telah memilih dan menetapkan lokasi untuk kegiatan KKN-PPM ini di Kecamatan Tambang.

Baca Juga :  Wajah Cewek di Dayun Ini "Comel," Tapi Sayangnya?

“Kami mengucapkan ribuan terimakasih kepada pihak Fakultas Ilmu Budaya telah memilih daerah kami ini untuk dijadikan suatu objek Kuliah Kerja Nyata,” ucap Ganda.

Dosen FIB Unilak ikut serta dalam perhelatan pelepasan mahasisa KKN oleh Sekcam Tambang

Pesan dan kesan pun membekas di kalangan mahasiswa. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pengurus Koordinator Kecamatan, Ocera Verina. Ocera menyebutkan banyak kenangan yang harus dikenang nantinya, selama di tempat KKN tentu banyak kesilafan yang perlu dibenahi.

“Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kecamatan Tambang, jika dari kami ada silaf dan turur kata yang salah, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Tentu banyak kenangan yang akan kami kenang nantinya setelah beranjaknya kami dari desa ini,” ujar Ocera pada saat kata sambutan.

Baca Juga :  Kampanyekan Pentingnya Konsumsi Pangan Beragam, DKP Siak Taja Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu

Disampaikan juga oleh Ketua KKN-PPM Fakultas Ilmu Budaya Unilak, Drs. Rosman, H. M.Hum., yang dipercaya menjadi Ketua KKN ini pun menjelaskan maksud dan tujuan dari kegiatan KKN ini.

“Tentunya kegiatan ini mengajarkan kepada mahasiswa peran penting mereka di tengah masyarakat itu sendiri, maka terukirlah ia pembelajaran pemerdayaan masyarakat itu. Kita belajar untuk memerdayakan masyarakat, bukan kita yang diberdaya. Maka saya ingatkan kepada anak-anakku semua untuk selalu menjadi mahasiswa yang cerdas dan tunjukan kalau kita mahasiswa itu beda dan pola pikir,” jelas Rosman.

Baca Juga :  Hebat, Anak Petani di Kuansing Jadi Pemuncak Yudisium Fasilkom Unilak
Ketua Tim KKN FIB Unilak Rosman bersama Sekcam Tambang

Tak hanya itu, Rosman juga menjelaskan hasil dari kegiatan ini tentu akan menyerahkan laporan-laporan yang digunakan sebagai bukti kegiatan ini dijalankan sebagimana mestinya.

“Mahasiswa KKN meninggalkan rekam jejak yaitu Laporan Kegiatan Mahasiswa KKN-PPM untuk Kec. Tambang, sebagai bukti kegiatan ini berlangsung sebagaimana mestinya,” sambung Rosman lagi.

Kegiatan pelepasan ini pun dihadiri 191 mahasiswa dari 4 Jurusan/Prodi diantaranya Sastra Indonesia, Sastra Daerah/Melayu, Sastra Inggris dan Ilmu Perpustakaan, dan Dosen Pembimbing setiap desa, pelepasan ini pun dilakukan di Aula Kec. Tambang, pada Jum’at, 1 November 2019, pukul 09.00-hingga selesai. (Laporan Awi)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *