Perkuat Eksistensi Pengusaha Lokal, Kadin Dumai Kunjungi Perwakilan Ombusdman Riau

Ketua Kadin Dumai Zulfan Ismaini dan rekan melakukan foto bersama dengan Kepala Perwakilan Ombusdman Riau Ahmad Fikri di Pekanbaru.

RiauKepri.com, DUMAI– Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Dumai nampak semakin”rajin” saja melakukan road show ke berbagai mitra kerja.

Tak berhenti hanya ke kantor KPPU Wilayah I Medan. Namun teranyar, rombongan Kadin Dumai juga berkunjung ke kantor Perwakilan Ombusdman Riau di Pekanbaru.

Kepala kantor Perwakilan Ombusdman Riau Ahmad Fitri menyambut baik kehadiran rombongan Kadin Dumai tersebut.

“Kunjungan ke kantor Perwakilan Ombusdman Riau dilakukan dalam rangka memperkuat eksistensi pengusaha lokal di kota Dumai,” jelas , Ketua Kadin Dumai Zulfan Ismaini kepada riaukepri.com melalui WA kemarin.

Baca Juga :  Kadin Dumai Undang Pengembang Properti, Upaya Pulihkan Perekonomian Pasca Covid-19

Menurut Zulfan Ismaini dalam kunjungan tersebut pihaknya menyampaikan beberapa hal terkait persaingan yang tidak sehat di dunia usaha kota Dumai. Termauk terkait dengan pertentangan peraturan internal BUMN dengan aturan yang lebih tinggi.

Seperti diketahui beberapa BUMN di Dumai banyak memberikan pekerjaan kepada anak perusahaan sehingga peluang pengusaha lokal tertutup.

Tindakan pelelangan tersebut bertentangan dengan Kepres dan Perpres yang mengatur tentang pengadaan barang dan jasa.

“Beberapa himpunan pengusaha lokal yang terdiri dari ratusan perusahaan menyampaikan keluhan ini ke Kadin sebagai wadah pengusaha yang berdiri berdasarkan UU no.1 tahun 1987,” kata Zulfan Ismaini.

Baca Juga :  Tim Riset Unilak Barhasil Menciptakan Aplikasi Parameter Wisata Halal Pertama di Indonesia

Hal senada juga diutarakan seorang perwakilan pengusaha lokal. Pengusaha yang minta namanya tidak dipublis itu sangat menyayangkan bahwa beberapa tahun sebelumnya pekerjaan perbaikan perumahan di BUMN Dumai dilakukan per unit rumah.

Namun semenjak 2018, kata dia, pekerjaan tersebut disatukan menjadi satu paket pekerjaan dan kontraktor yang ditunjuk adalah anak perusahaan.

“Kondisi ini jelas merugikan pengusaha lokal dan pastinya merugikan perekonomian Dumai,” sesalnya.

Kondisi itu membuat Kadin Dumai terpanggil untuk menyuarakan keluhan pengusaha lokal tersebut.

Bahkan Kadin Dumai berjanji akan membawa permasalahan tersebut ke lembaga legislatif DPRD Kota Dumai.

Baca Juga :  Kadin dan Pemko Dumai Inisiasi Batu Teritip "Kawasan Pertanian Terpadu"

Kadin Dumai, kata Zulfan Ismaini berharap peraturan daerah (Perda) Perlindungan Pengusaha Lokal dibuat di Dumai. “Kita minta Perda Perlindungan pengusaha lokal seperti yang sudah ada di beberapa daerah lainnya dibuat di Dumai,” harapnya. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *