Terkait Pembahasan Ulang UMK, Kadin-Apindo Dumai Pasti Hadiri Rapat DPK

Ketua Kadin Dumai Zulfan Ismaini.

RiauKepri.com, DUMAI– Sidang Dewan Pengupahan Kota (DPK) Dumai digelar Selasa (19/11/19). Jika tak ada aral melintang, Kadin dan Apindo dipastikan hadir dalam rapat pagi ini.

Rapat dengan materi pembahasan kembali UMK Dumai sesuai surat dari Gubernur Riau tentang arahan untuk dilakukan kembali sidang DPK Dumai kepada Walikota Dumai.

Gubri dalam suratnya minta besaran UMK Dumai ditetapkan melalui regulasi PP No..78/2015. Dan untuk mendukung program strategis nasional harus sudah sampai ke Disnakertrans Provinsi Riau sebelumnya gagal 21 Nopember 2019 pengesahan oleh Gubri.

Baca Juga :  UMK Dumai 2020 Kembali Diantar ke Gubri

Ketua Kadin Dumai Zulfan Ismaini menjelaskan bahwa DPK Dumai sudah menyepakati UMK Kota Dumai naik sebesar 5,47% menjadi Rp.3.289.033,30,-

“H al ini berdasarkan pertimbangan Keberlangsungan Dunia Usaha dan kemampuan sektor selain industri pengolahan,” jelas Zulfan Ismaini kepada RiauKepri.com melalui WA pagi ini.

.Dijelaskan, Ketenagakerjaan kota Dumai 17% dari total 92.000 orang adalah pekerja yang bekerja di sektor industri pengolahan. Untuk sektor industri pengolahan, UMK sesuai PP mungkin tak ada kendala

“Di sektor ini kemungkinan tidak ada kendala signifikan. Namun di sektor lain yang berjumlah 83% yaitu 76.000 orang akan menjadi kendala,” katanya.

Baca Juga :  Dr. Junaidi: Dinas Kebudayan Provinsi Riau Wajib Ada

Hal tersebut terjadi, ujar Zulfan Ismaini disebabkan pertumbuhan ekonomi Riau sangat kecil di banding pertumbuhan ekonomi nasional yaitu Riau 2,74 persen sedangkan Nasional 5,02 persen.

“Satu hal lagi, Riau mengalami inflasi yang cukup besar yaitu 4,02 persen dibanding nasional 3,39 persen,” jelasnya.

Maka, atas pertimbangan tersebut, 5 unsur pengusaha dan 4 unsur serikat pekerja sepakat untuk kenaikan UMK sebesar 5,47 persen agar keberlangsungan dunia usaha tetap stabilndi Dumai

“Pada hari ini kami juga akan melakukan diskusi ulang sehingga keputusan nantinya merup├ákan keputusan yang komprehensif dan untuk kepentingan bersama,” ungkapnya. (Rls/ RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *