Kementerian Pariwisata dan Bekraf Taja “Sosialisasi Manajemen Royalti di Bidang Musik” di Riau

Foto bersama

RiauKepri.com, PEKANBARU – Bertempat di Hotel The Zuri Jl. Soekarno Hatta, Complex Transmart Pekanbaru – Riau, Selasa (3/12/19), diadakan acara “Sosialisasi Manajemen Royalti di Bidang Musik”. Acara yang dimulai pukul 13.30 hingga selesai ini, ditaja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dalam rangka Sosialisasi Lembaga Manajemen Kolektif.

Seminar yang diikuti oleh seratus orang musisi dari berbagi gendre yang ada di Provinsi Riau. Ada tradisi, Jazz, Rock, Techno, Pop dan lain-lain. Acara dibuka secara resmi oleh Deputi Fasilitas HKI dan Regulasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ari Juliano Gema, diawali dengan mebaca do’a dilanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Baca Juga :  Saling Ejek di Facebook, Hingga Berbalas Nyawa Pelajar Pekanbaru

Dalam kata sambutannya, Ari Juliano Gema mengucapkan rasa syukur, telah disambut baik oleh pelaku seni kretaif di bidang musik yang ada di sini. Ia tidak menyangka bahwa di Riau sungguh atusias mengikuti program ini, ditandai dengan adanya musisi dari laki-laki, peremuan, anak muda, dan musisi yang sudah senior.

“Saya merasa bersenang hati, melihat ibu, bapak, dan anak muda yang menyabut baik kami melaksanakan acara di sini,” ujar Ari

Ari menjelaskan juga, maksud dan tujuannya memilih ke sini adalah, berupaya membantu para pelaku seni musik membuka peluang dari karyanya untuk mendapat royalti setiap tahunnya, sehingga dari hobi bisa menjanjikan hasil untuk kelangsungan hidup

Baca Juga :  Bupati Alfedri Apresiasi Dispora Riau Taja Penyuluhan Narkoba dan HIV/AIDS di Siak

“Hobi juga bisa menjanjikan untuk kita dan untuk menafkahi keluarga kita. Apabila hasil karya bapak dan ibu sudah terdaftar konteks manajemen royalti musik hingga bisa berpenghasilan, yang telah ditetapkan dalam undang-undang No 28 tahun 2014 oleh LMKN dan dijamin selama 70 tahun. Apa bila kita sudah tidak ada di dunia, hasil royalti itu bisa mengalir untuk anak-anak kita,” tambah Ari.

Kemudian Ari Juliano Gema mengakhiri kata sabutanya dengan memukul Gong sebanyak tiga kali, didampingi oleh tiga pemateri Dr. Ir Robinson Sinaga, S.H., LL.M Direktur Fasilitas Hak Kekayaan Intelektual, Meidi Ferialdi dari General Manager Wahana Musik Indonesia (WAMI) dan Sandy Canester Musisi/Pelaku Ekonomi Kreatif, tanda secara resmi acara dibuka. (RK7)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *