Mendadak Tes Urine di Pemprov Riau, Ancaman Pecat Menanti

Wagubri Edy Nasution saat melihat langsung tes urine.

RiauKepri com, PEKANBARU– Di tengah upacara, mendadak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau datang kemudian melakukan tes urine kepada seribuan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Jika terbukti bersekutu dengan Narkoba maka ancaman dipecat menanti.

Awalnya ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, dilakukan tes urine, Senin (16/12/2019), di Gedung Dinas Pekerjaan Umum Riau Jalan SM Amin, Kota Pekanbaru.

Tampak seluruh ASN dan honor dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), dan Pokja ULP.

Baca Juga :  Jamin Seleksi BETAH, Kapolda Riau Pimpin Giat Pakta Integritas

ASN dan honor dari Dinas PUPR yang melakukan tes urine sebanyak 941 orang, yang terdiri 546 ASN dan 395 honor. Sedangkan Dinas Perkimtan sebanyak 98 ASN dan 95 honor. Sedangan untuk Pokja ULP ada ratusan orang. Jika ditotalkan ada ribuan orang yang melakukan tes urine hari ini.

Tes urine mendadak ini merupakan ide dari Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Nasution. Awalnya, dirinya menyampaikan pengarahan pada tiga instansi pemerintah tersebut. Ditengah kegiatan, tiba-tiba tim dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau masuk dan acara terhenti.

Baca Juga :  Ini yang Dilakukan Pemprov Riau untuk 147 Tenaga Medis Hadapi Virus Corona

“Memang sengaja saya bawa pengarahan dulu. setelah ditengah pengarahan, tim dari BNNP Riau masuk melakukan pemeriksaan urine terhadap pegawai yang ada di dinas tersebut,” kata Edy Nasution kepada wartawan.

Tes urine ini, dikatakan mantan Komandan Korem 031/Wirabima, merupakan janji yang pernah disampaikannya saat melakukan sidak disejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan inipun hasil masukan dari mahasiswa yang meminta agar dilakukan tes urine terhadap ASN dan honor.

“Ini memang komitmen kami dalam memberantan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Jika terbukti mengkosumsi narkona sebaiknya dipecat saja,” ucap Edy Nasution. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *