LKN Tahun 2019 Lampaui Target

Dari Press Release BNN Dumai

Kepala BNN Kota Dumai Thamrin Parulian didampingi staf sedangkan melakukan press release Rabu (18/12/19)

Riaukepri.com, DUMAI – Target hanya tiga (3) namun hingga Desember 2019, BNN Dumai mampu menyesaikan Laporan Kasus Narkoba (LKN).

“Lampaui target. Dari target 3 kasus di tahun 2019, tetapi dari faktanya kami mampu menyelesaikan 6 kasus,”
jelas Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Dumai AKBP Thamrin Parulian dalam press release Rabu (18/12/19.

Kata dia dari 10 kasus yang ditangani beberapa diantaranya berkasnya dinyatakan lengkap atau P21.

Tugas dan fungsi BNN Kota Dumai melaksanakan program pencegahan terhadap penyalagunaan dan peredaran gelap Narkotika.

BNN Kota Dumai telah menyelesaikan 6 LKN, dari 3 yang ditargetkan, yakni sebanyak 10 berkas dengan 10 orang tersangka. Dari semua tersangka itu 9 orang diantaranya laki laki dan satu perempuan, berikut barang bukti (BB) sabu-sabu sebanyak 248 gram, dan pil Exstasi sebanyak 30 butir dengan berat 10 gram dan ganja sebanya 4 batang.

Baca Juga :  PKB Peduli, Bantu APD untuk RSUD dan Puskesmas di Bengkalis

Barang sitaan lain diantaranya 4 unit sepeda motor berbagai merek dan sembilan Hand Phone (HP).

Dijelaskan sejak Januari 2019 sampai Desember 2019 BNN Dumai telah berulangkali melaksanakan test urine bekerjasama dengan berbagai pihak swasta dan pemerintah.

Diantaranya; di Very Indomal 67 orang, Lanal Dumai (AL) sebanyak 21 orang, dan Cakra 24 orang serta di Rutan Kelas ll B Dumai sebanyak 61 orang.

Selain itu di instansi pemerintah sebanyak 25 orang di PT El Nusa 410 orang, di BLK Dumai 50 dan pengiat masyarakat sebanyak 25 orang.

Baca Juga :  Cabuli Anak, Ayah Tiri dan Keponakan Ditangkap Polisi

“Jumlah keseluruhan yang telah kita lakukan test urine sebanyak 703 orang dan hasilnya positif 3 orang 700 negatif” ungkapnya.

Untuk proses tehadap 3 positif tersebut ujar Thamrin Parulian pihaknya menyerahkan ke pihak yang meminta BNN Dumai untuk melakukan tes urine.

“Jadi segala sanksi kita serahkan ke mereka, tapi kita sarankan untuk di berhentikan,” ujar tegasnya.

BNN Dumai, kata Thamrin akan terus menerus dan intens membangun kordinasi dengan intansi terkait. Selain dengan Pemko Dumai, BNN Dumai juga kordinasi bersama masyarakat dan juga lingkungan pendidikan di Dumai

Baca Juga :  Ini Cara Syamsuar Kembali Mengangkat Harga Kelapa di Inhil

Dijelaskan, penggunaan dan peredaran gelap Narkoba di kota Dumai meningkat signifikan dan sudah level garis merah. Apalagi di Dumai terdapat ratusan pelabuhan tikus yang menjadi pintu masuknya barang haram tersebut.

Untuk itu pulalah, Thamrin Parulian berharap peran serta media memberi informasi yang edukatif dan peran masyarakat juga sangat penting.

Memerangi dan penyalagunaan serta mencegah peredaran gelap Narkoba di wilayah hukum kota Dumai, adalah tanggungjawab bersama, ” kata Thamrin akhirnya. (Rls/RK 13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *