Telan Dana ABPD Dumai Rp 15,8 M, Zul AS Serahkan Bantuan Perumahan

Walikota Dumai serahkan secara simbolis bantuan perumahan kepada masyarakat di gedung Pendopo Sri Bungatanjung Dumai Selasa (31/12/19).

RiauKepri.com, DUMAI- Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi melaksanakan serahterima Bantuan Rumah Swadaya Kotaku dan Sanitasi Layak Berbasis Masyarakat Tahun Anggaran (TA) 2019 di Gedung Pendopo Sri Bungatanjung Dumai Selasa (31/12/19).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai DR Herdi Salisoso SE, dan sejumlah kepala OPD dan Camat serta lurah di lingkungan Pemko Dumai hadir dalam acara tersebut.

Menurut Zul AS, demikian walikota Dumai dipanggil akrab, bantuan rumah swadaya dan sanitasi layak berbasis masyarakat bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN TA 2019 serta bersumber dari dana APBD Dumai TA 2019 diharapkan dapat dirasakan fungsi manfaatnya oleh masyarakat kota Dumai.

Baca Juga :  Gubri: Hari Ini, 2 Tambahan Pasien Covid-19, 4 Sembuh dan Tinggal 7 yang Dirawat

Dijelaskan, sesuai UUD 1945 pasal 28 H ayat satu (1) bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan bathin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

Untuk itu Pemko Dumai melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman melakukan fungsinya untuk melaksanakan program layanan dasar kepada masyarakat, diantaranya di bidang perumahan, sanitasi maupun infrastruktur lainnya.

“Program pembangunan baru dan peningkatan kualitas (rehab rumah) telah dilaksanakan di 17 kelurahan dan 7 kecamatan sebanyak 914 unit menelan dana Rp 15,8 milliar,” jelas Zul AS.

Baca Juga :  Suai, Rp 280 Juta Dikucurkan untuk Wirausaha Pemula di Siak

Dengan dilaksanakannya program tersebut, diharapkan jumlah masyarakat kota Dumai yang memiliki rumah serta memiliki rumah layak huni bertambah.

Jika dibandingkan tahun 2018, penanganan rumah layak huni di Dumai tahun 2019 mengalami kenaikan, baik dari kualitas jumlah unit maupun jumlah anggaran.

“Anggaran meningkat 6,7 %, sedangkan jumlah unit yang direhab meningkat sebanyak 13,5 %,” kata Zul AS.

Sedangkan untuk program Kota Tanpa Kumuh di kota Dumai TA 2019, dilaksanakan dengan pembangunan drenaise lingkungan maupun sumur bor dan lainnya dilaksanakan di sembilan (9) kelurahan dengan total anggaran Rp 10 milliar.

Mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan ujar Walikota Dumai, sehingga diperlukan kreativitas dan kerja keras OPD terkait untuk mendapatkan sumber-sumber pendanaan lain.

Baca Juga :  Kasus Pertama di Riau, Pejuang Covid-19 Dumai Meninggal Dunia

“Kita berharap OPD terkait untuk lebih kreativ dan kerja keras untuk mendapatlkan sumber- sumber pendanaan lainnya seperti APBD Provinsi maupun APBNbmelalui DAK,” pinta Walikota Dumai.

Dalam kesempatan itu Walikota Dumai didampingi Sekdako Dumai serta para camat menyerahkan secara simbolis perumahan kepada masyarakat yang berhak. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.