Bangsai, Dugaan Korupsi BPJS Puskesmas Bengkalis Jadi Atensi Polres dan Kejari

Ilustrasi (net).

RiauKepri.com, BENGKALIS- Bangsai (bahaya) dibuat, Polres dan Kejaksaan Negeri Bengkalis sedang memproses serta mendalami dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dana Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) di Puskesmas Bengkalis yang diperkirakan merugian Negara sekitar ratusan juta rupiah, hal itu atas temuan audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), proses penyelidikan saat ini terus ditingkatkan.

“Ya, saat ini masih pendalaman penyelidikan. Tetap terus berjalan,” ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiyurwanto melalui Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andrie Sentiawan saat dikonfirmasikan Rabu, (8/1/2020).

Baca Juga :  Bumi Siak Pusako Resmi Teken Kontrak Gross Split Kelola Blok CPP

Namun saat disinggung proses pendalaman penyelidikan pihak- pihak yang terlibat sudah dimintai keterangan dalam dugaan penyimpangan dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) pada Puskesmas kecamatan Bengkalis itu enggan memberikan keterangan lebih detail.

“Maaf bang, untuk kasus Tipikor tidak bisa diekspos sedang proses pelimpahan ke Kejaksaan dan masih proses penyelidikan. Belum bisa kita informasikan,” singkat Kasat Reskrim Bengkalis.

Terpisah Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Nanik Kushartanti melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bengkalis Agung Irawan membantah adanya pihak Polres Bengkalis telah melakukan koordinasi tentang perkara yang ditanganin pihak Polres Bengkalis, terhadap dugaan penyimpangan dana BPJS Puskesmas Kecamatan Bengkalis atas audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga :  Mantap, Dumai Siap Laksanakan New Normal Life

“Kita terus memantau perkembangan perkara yang ditangani Polres Bengkalis dalam hal ini terkait dugaan penyimpangan dana BPJS tersebut. Tapi Kejaksaan belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) secara resmi, oleh penyidik Polres Bengkalis yang diduga melibatkan oknum dokter yang bertugas di Puskesmas Bengkalis tersebut,” terang Agung Irawan.

Dijelaskan Agung Irawan, terkait perkara yang ditanganin pihak Polres Bengkalis telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan tentunya penyidik akan melayangkan SPDP dugaan penyimpangan dana BPJS Puskesmas Bengkalis ke Kejaksaan Negeri Bengkalis.

Baca Juga :  BMKG Deteksi 73 Titik Panas, Jerebu Selimuti Sejumlah Daerah di Riau

“Mekanisme prosesnya, apabila SPDP sudah diterima pihak Kejaksaan Negeri Bengkalis. Maka segera menunjuk Jaksa menjadi Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna mengikuti perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi BPJS Puskesmas,” pungkas Agung Irawan. (RK4)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *