Mantera Tepung Tawar

Ilustrasi net

Penghargaan yang paling tinggi bagi orang Melayu adalah mendoakan orang lain sukses, dimudahkan jalan hidupnya, dan selalu mendapat ridhonya Allah. Tidak heranlah dalam kehidupan orang Melayu, perhelatan-perhelalan adat atau perhelatan-perhelatan penting untuk menghargai orang lain, orang Melayu selalu meletakkan ‘ritual’ tepuk tepung tawar sebagai hal yang penting dan harus ada.

Perhelatan tepuk tepung tawar diadakan pada perhelatan nikah, sunatan, atau pun penghormatan kepada pembesar negeri menjadi tanda bahwa banyak harapan agar yang ditepuk tawari itu memperoleh berkah dalam menjalani kehidupan. Tepuk tepung tawara di perhelatan pernikahan memberi laluan dan sekaligus mendoakan kedua mempelai sukses menjalankan bahtera keluarga. Pada tepuk tepung tawar perhelatan sunatan ini pula bermakna agar anak lelaki yang disunat itu menjadi orang baik bermanfaat dan berfaedah bagi orang tua, masyarakat dan juga negeri. Begitu juga perhelatan tepuk tepung tawar diperuntukkan bagi pemimpin atau tokoh negeri yang dipilih, dapat mengembankan amanah dengan jabatan yang mereka miliki.

Baca Juga :  LAMR Apresiasi Penangkapan Penyelundupan Narkoba di Riau

Tepuk tepung tawar menjadi pondasi pengingat sekaligus harapan agar yang ditepung tawari sukses menjalankan kehidupan sesuai dengan agama, adat istiadat yang semuanya bermuara kepada kebaikan untuk orang banyak. Sebagai penambah pengetahuan tentang tepuk tepung tawar, khususnya isi mantera tepuk tepung tawar, www.riaukepri.com menyalin matera tersebut dari buku “Peta Sastra Daerah Riau (Sebuah Bunga Rampai)” yang disusun oleh Ediruslan Pe Amanriza dan Hasan Junus. Buku ini diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi Riau, tahun 1993. Semoga bermanfaat dan berfaedah bagi kita semua. (HK)

Baca Juga :  Hari Ini, 5 Kabar Baik, Cuma 1 Positif Covid di Riau

1
tepung tawar tepung jati
ketiga dengan tepung kedangsa
jika boleh kehendak hati
jangan cacat jangan binasa

2
tepung tawar tepung jati
ketiga dengan tepung kedangsa
naiklah emas berkati-kati
naiklah wang beribu laksa

3
tepung tawar tepung jati
tepung tawar semula jadi
barang kucinta aku peroleh
barang kupinta semuanya dapat

4
tepung tawar tepung jati
kerakap tumbuh di batu
Allah menawar Muhammad menjadi
gunung runtuh ke riba aku
bukan aku yang punya tepung tawar
tok seh putih gigi yang punya tawar
bukan aku yang punya tawar
datuk la ailbau yang punya tawar
bukannya aku yang punya tepung tawar
datuk betala guru yang punya tepung tawar
kabul Allah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *