Pemko Dumai Gelar Pelatihan Kerja, Fadhly: Sasaran Masyarakat Kurang Mampu

Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dianakertrans Dumai Muhammad Fadhly SH memberi penjelasan kepada Riau-Kepri.com di ruang kerjanya Jumat siang.

RiauKepri.com, DUMAI- Pelatihan Kerja kembali digelar. Masyarakat yang berminat mengikuti segera mendaftar ke kantor Disnakertrans Jalan Kesehatan No. 05 Dumai.

Pendaftaran dibuka satu bulan penuh terhitung sejak 5 Februari s/d 5 Maret 2020, pada hari kerja Senin s/d Jumat mulai pukul 08.00 s/d 16.00 WIB.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai H Suwandi melalui Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Dumai Muhammad Fadhly mengakui bahwa Informasi Pelatihan sudah ditempel di sejumlah tempat strategis di kota Dumai.

“Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Disnakertrans Kota Dumai memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat kota Dumai untuk mengikuti pelatihan ini,” jelas Fadhly kepada RiauKepri.com di ruang kerjanya Jumat (07/02/2020).

Baca Juga :  Pemuda Pedekik Angkat Perang Sosoh Jadi Film

Ada lima bidang pelatihan yang akan dilaksanakan Disnakertrans Dumai. ‘Untuk pelatihan kerja yang ini sasarannya masyarakat yang kurang mampu,” jelasnya.

Ada pun jenis pelatihan tersebut diantaranya Pelatihan Rewinding Motor listrik 1 paket (16 orang), Pelatihan Montir Sepeda Motor 1 paket (16 orang) dan Pelatihan Pertukangan Kayu (Meubeleir) 1 paket (16) orang.

Untuk tiga jenis pelatihan tersebut, calon peserta harus melengkapi syarat-syarat pendaftaran diantaranya; laki-laki usia 17 tahun, maksimal 35 tahun, foto copy ijazah transkrip nilai SMA/SMK sederajat 2 lembar, foto copy KTP Dumai 2 lembar, pas foto terbaru warna ukuran 3×4 lima (5) lembar.

Kemudian calon peserta mengisi surat pernyataan bermaterai, tidak cacat fisik dan mental serta memiliki minat dan kemauan yang tinggi.

Baca Juga :  Hebat, Unilak Satu-atunya PTS Meraih Penghargaan Dari KI

Selanjutnya pelatihan pangkas rambut 1 paket 16 orang dan pelatihan pemanfaatan kain perca 1 paket juga 16 orang.

Syarat pendaftaran untuk mengikuti dua jenis pelatihan ini syaratnya hampir sama yakni usia 17 tahun, maksimal 40 tahun.

Membawa fotocopy KTP Dumai 2 lembar, melampirkan ijazah terakhir (jika ada) 2 lembar, pas foto terbaru warna ukuran 3×4 lima (5) lembar, tidak buta warna dan buta huruf, dapat membaca dan menulis, memiliki minat dan kemauan yang tinggi serta tidak cacat fisik dan mental.

“Khusus pelatihan Pangkas Rambut peserta adalah laki-laki, dan khusus pelatihan pemanfaatan kain perca peserta adalah perempuan,” jelas Fadhly.

Sementara untuk prosedur pendaftaran, calon peserta membawa fotocopy KTP Dumai 2 Lembar, ijazah 2 lembar serta pas foto terbaru warna 3×4 sebanyak lima lembar dan mengisi formulir pendaftaran.

Baca Juga :  KI Riau Ingatkan Pansel JPTP Soal Kemampuan Komunikasi Publik Para Pejabat

“Pendaftaran datang sendiri ke tempat pendaftaran dan tidak boleh diwakilkan,” ungkapnya, sembari menambahkan bahwa diwaktu dan pelaksanaan test akan diberitahukan kemudian.

“Sewaktu-waktu pendaftaran akan ditutup jika kuota pendaftaran telah dipenuhi,” terangnya.

Informasi yang diterima riaukepri.com menyebutkan pelatihan dilaksanakan merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Dumai khususnya terhadap masyarakat kurang mampu menjadi wirausaha sesuai bidangnya sehingga dapat menekan angka pengangguran di Kota Dumai.

“Kita akan memasang tenda dalam acara pembukaan di depan kantor ini. Sejumlah instansi dan pengusaha kita undang,” tambahya.(RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *