Meninggal, Ahli Waris Juli Prasetio Dapat Santunan Rp 42 Juta dari BPJAMSOSTEK

Kepala Kacab BPJS Ketenagakerjaan Dumai Muhammad Riadh (paling kiri) didampingi Kabid Pemasaran Arrahman Yunianto dan staf saat memberikan keterangan kepada RiauKepri.combdi ruang kerjanya.

RiauKepri.com, DUMAI- Seorang tenaga kerja Non ASN Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Dumai bernama Juli Prasetiyo meninggal dunia karena sakit di RSUD Dumai Jumat (07/02/2020).

Karena peserta BPJS Ketenagakerjaan Dumai, maka ahli warisnya berhak mendapat santunan jaminan kematian sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Kantor Cabang (Kacab) BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai Muhammad Riadh menjelaskan almarhum yang beralamat di Jalan Mulia Baru Bukit Timah meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja.

Almarhum sebagai tenaga kerja non ASN di DPMPTSP kota Dumai bersama sejumlah pegawai non ASN lainnnya sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Almarhum Joni Prasetio terdaftar sebagai peserta sejak tahun 2018, meninggalkan seorang isteri dan anak berusia 3,5 bulan, berhak mendapat santunan jaminan kematian sebesar Rp 42 juta,” jelas Riadh.

Baca Juga :  Unilak Siap Menyonsong Transformasi Edukasi Digital 4.0

“Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak.” Peribahasa itu mengingatkan bahwa hidup dan nasib manusia adalah rahasia Tuhan, termasuk kematian.

Tidak ada orang yang tahu kapan kematian datang dan bagaimana caranya. Tapi risiko meninggal dunia bisa diantisipasi dengan program perlindungan jaminan sosial.

Hal tersebut berlaku bagi pekerja non ASN di lingkungan pemerintah.
Pemko Dumai sendiri memberikan respon positif terhadap program tersebut.

Bukitnya para pegawai non ASN di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Pemko Dumai termasuk di DPMPTSP kota Dumai telah
mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Dumai,” kata Kepala DPMPTSP Dumai Hendry Sandra.

Kerjasama Pemko Dumai dan BPJS Ketenagakerjaan nampaknya berjalan dengan baik. Hal tersebut terbukti ketika pegawai non ASN dilingkungan Pemko Dumai terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Bupati Bengkalis Sambut Kapolri dan Panglima TNI Pantau Karhutla di Rupat

Bahkan perusahaan jasa konstruksi (Jakon) mitra Pemko Dumai juga wajib terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana ditegaskan dalam Peraturan Walikota (Perwako) Dumai No 27 tahun 2017 tentang perlindungan tenaga kerja terhadap Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemko Dumai atas kerjasama menjalankan program pemerintah di Dumai,” ungkap Riadh.

Informasi.yanh berhasil dirangkum riaukepri.com di Dumai menyebutkan, BPJS Ketenagakerjaan yang sekarang menjadi BPJamsostek telah mengimplementasikan Peraturan Pemerintah (PP) No. 82 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Kematian.

Dengan telah berlakunya PP 82 Tahun 2019 tersebut, manfaat yang diberikan bagi peserta meningkat. Salah satunya manfaat JKM berupa santunan meninggal naik hingga Rp42 juta.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Dumai Serahkan Santunan dan JP Setiap Bulan

Jika sebelumnya manfaat yang diterima ahli waris terdiri dari santunan kematian, diberikan secara sekaligus dan berkala selama 24 bulan, bantuan biaya pemakaman dan beasiswa untuk 1 orang anak dengan total manfaat sebesar Rp24 juta.

Namun dengan disahkannya. PP No 82 Tahun 2019 total manfaat santunan JKM meningkat sebesar 75% menjadi Rp42 juta. Hal tersebut sebagai bukti kepedulian pemerintah membantu meringankan beban pekerja atau keluarganya yang ditinggalkan.

Adapun perincian yakni, santunan kematian program JKM naik dari Rp16,2 juta menjadi Rp20 juta, santunan berkala meninggal dunia dari Rp6 juta untuk 24 bulan menjadi Rp 12 juta, dan biaya pemakaman naik dari Rp3 juta menjadi Rp10 juta.

“Santunan diberikan kepada yang berhak agar dapat bermanfaat untuk meneruskan kehidupan ahli waris yang ditinggalkan,” ungkap Riadh. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *