Hadiri Siak Kecil Bersholawat, Anggota DPRD Bengkalis Sugianto: Untuk Keberkahan Negeri

Anggota DPRD Bengkalis Sugianto

RiauKepri.com, SIAKKECIL – Dalam menyambut peringatan hari Isra dan Miraj Nabi Besar Muhammad SAW 1441 H, Pemerintah Kecamatan Siak Kecil menggelar “Siak Kecil Bersolawat” dengan menghadirkan KH.M. Thoyib Firdaus, Selasa (25/2/2020) yang lalu dan langsung dibuka oleh Camat Siak Kecil M Fadlul Wadji. Acara digelar dihalaman Kantor Camat Siak Kecil Desa Lubuk Muda.

Israk Miraj merupakan peringatan sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW atas perintah Allah SWT yang ditempuh dalam waktu semalam dengan menerima perintah sholat. Kegiatan “Siak Kecil Bersholawat” ini merupakan wujud dari rasa syukur sebagai hambanya dan sekaligus memperingati sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW sebagai utusan allah SWT.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sugianto yang berkesempatan hadir memenuhi undangan pada acara tersebut mengatakan bahwa terkait kegiatan sholawatan sangat baik untuk keberkahan negeri,  apalagi acara ini bertemakan Siak Kecil Bersholawat.

Anggota DPRD Bengkalis Sugianto

“Terima kasih kepada Bapak Camat Siak Kecil yang telah menggelar Kegiatan Siak Kecil Bersholawat, sebagai warga NU tentunya kami merasa senang sekali karena kegiatan seperti ini menjaga tradisinya NU. Sholawatan ini juga untuk mendoakan bagi keberkahan negeri,” ujarnya.

Dikatakan Sugianto bahwa seluruh Masyarakat Siak Kecil juga sangat antusias dalam mengikuti acara  peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW seraya diiringi dengan Sholawat Nabi.

“Kehadiran para santri pada kegiatan kali ini menambah kemeriahan sekaligus memperkuat nilai-nilai Aswaja dalam diri,” kata Sugianto.

Selain itu, Sugianto mengingatkan agar umat islam selalu ingat tentang perjuangan Nabi Muhammad terhadap umatnya.

“Ya, jangan hanya mengingat, tapi kita juga harus mencontoh sifat-sifatnya yang selalu tunduk kepada perintah Allah SWT,” ujar Sugianto.

Baca Juga :  YP: Pusat Siap Dukung Percepatan Pembangunan Riau, Ini yang Harus Disiapkan

Pantauan media ini di halaman Kantor Camat Siak Kecil, selain menghadirkan penceramah KH.M Thoyib Firdaus, Upika Siak Kecil dan tokoh masyarakat, ribuan peserta sholawatan yang terdiri dari santri,  siswa siswi dan juga masyarakat umum tumpah ruah dan antusias mengikutinya.

Camat Siak Kecil M Fadlul Wajdi

Ribuan Masyarakat dari dalam dan luar kecamatan Siak Kecil berbaur dan sangat antusias untuk mengikuti acara yang bertemakan “Siak Kecil Bersholawat”.

KUA Siak Kecil Sebut Sholawatan untuk Mengharapkan Berkah

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA)  Kecamatan Siak Kecil Sugeng Widodo mengatakan pembacaan Siak Kecil bersholawat ini untuk mengharapkan berkah,  dengan alasan utamanya adalah meminta keberkahan dan kedamaian untuk bangsa dan negara.

“Tujuan dari ada kegiatan ini adalah tentu pertama mengharapkan berkah sekaligus memohon kepada Allah, berharap tentu agar bangsa ini selamat dari berbagai bencana, dan sekiranya Indonesia hidup damai dan menjadi negara yang penuh keberkahan dari Allah,” ujar Sugeng.

Suasana kegiatan Siak Kecil Bersholawa

Alasan lainnya yaitu juga untuk mendoakan pahlawan negara yang telah gugur. Sugeng mengatakan tradisi solawat dan doa ini sekaligus untuk mengajak generasi penerus bangsa agar tak lupa akan jasa pahlawan.

“Kita punya tradisi mendoakan orang yang sudah wafat. Sehingga, hubungan antara yang hidup dan yang wafat terus dibangun dengan tradisi kirim doa, jadi agar kita tidak melupakan jasa mereka,” lanjutnya.

Dalam sambutannya Sugeng menyampaikan apresiasinya terhadap Pemerintah dan warga Nahdliyin Kecamatan Siak Kecil.

Suasana kegiatan Siak Kecil Bersholawa

“Alhamdulillah kita dari jajaran KUA Siak Kecil memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Pemerintah Warga di Siak Kecil ini yang menunjukkan solitaritas sangat baik, silaturrahmi dan solidaritas seperti ini perlu dijadikan contoh,” katanya.

Baca Juga :  Kabut Asap Makin Pekat KSOP Dumai; Utamakan Keselamatan

Dilanjutkan Sugeng saat ini Warga NU menjadi ujung tombak bagi NKRI untuk menjaga kebhinekaan bangsa.

“Demi kebangkitan bangsa, mari terus perkuat silaturahmi dan solidaritas kita karena kita akan menjadi benteng terakhir menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tambahnya.

Melalui Sholawatan Camat Siak Kecil Ajak Perkuat Silaturrahmi

Camat Siak Kecil M Fadlul Wajdi mengatakan kegiatan Siak Kecil Bersolawat yang dilaksanakan Pemcam Siak Kecil ini bertujuan untuk memperkuat tali kekeluargaan dan silaturahmi antar sesama kaum muslimin.

Anggota DPRD Bengkalis Sugianto bersama masyarakat

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dan persaudaraan kita sebagai warga Kecamatan Siak Kecil,  serta mengharapkan keberkahan untuk Negeri,” tutur Fadlul.

KH.M Thoyib Firdaus Sampaikan Anjuran Bershalawat Kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

KH.M Thoyib Firdaus yang menyampaikan tausiyah pada acara tersebut menyampaikan anjuran bersolawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Dikatakannya di antara hak Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang disyari’atkan Allah Subhanahu wa Ta’ala atas ummatnya adalah agar mereka mengucapkan shalawat dan salam untuk beliau.

Anggota DPRD Bengkalis Sugianto menuju tempat perhelatan

Allah Subhanahu wa Ta’ala dan para Malaikat-Nya telah bershalawat kepada beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada para hamba-Nya agar mengucapkan shalawat dan taslim kepada beliau.

Diriwayatkan bahwa makna shalawat Allah kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah pujian Allah atas beliau di hadapan para Malaikat-Nya, sedang shalawat Malaikat berarti mendo’akan beliau, dan shalawat ummatnya berarti permohonan ampun bagi beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Adapun makna: “Ucapkanlah salam untuknya” adalah berilah beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam penghormatan dengan penghormatan Islam. Dan jika bershalawat kepada Nabi Muhammad hendaklah seseorang menghimpunnya dengan salam untuk beliau. Karena itu hendaknya tidak membatasi dengan salah satunya saja. Misalnya dengan mengucapkan: “Shallallaahu ‘alaih (semoga shalawat dilimpahkan untuknya)” atau hanya mengucapkan: “‘alaihis salaam (semoga dilimpahkan untuknya keselamatan).” Hal itu karena Allah memerintahkan untuk mengucapkan keduanya.” kata KH Thoyib Firdaus.

Baca Juga :  Insan Pers Bengkalis dapat Bantuan Sembako, Agus : Alhamdulillah, Syukron Bunda Kasmarni

Dijelaskan bahwa mengucapkan shalawat untuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam diperintahkan oleh syari’at pada waktu-waktu yang dipentingkan, baik yang hukumnya wajib atau sunnah muakkadah.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkan kepada kaum Muslimin tentang tatacara mengucapkan shalawat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk memperbanyak membaca shalawat kepadanya pada hari Jum’at.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Perbanyaklah kalian membaca shalawat kepadaku pada hari dan malam Jum’at, barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.”[2]

Dipaparkan bahwa Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan beberapa manfaat dari mengucapkan shalawat untuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dimana beliau menyebutkan ada 40 manfaat. Di antara manfaat itu adalah:

  1. Shalawat merupakan bentuk ketaatan kepada perintah Allah.
  2. Mendapatkan 10 kali shalawat dari Allah bagi yang bershalawat sekali untuk beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  3. Diharapkan dikabulkannya do’a apabila didahului dengan shalawat tersebut.
  4. Shalawat merupakan sebab mendapatkan syafa’at dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, jika ketika mengucapkan shalawat diiringi dengan permohonan kepada Allah agar memberikan wasilah (kedudukan yang tinggi) kepada beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Kiamat.
  5. Shalawat merupakan sebab diampuninya dosa-dosa.
  6. Shalawat merupakan sebab sehingga Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab orang yang mengucapkan shalawat dan salam kepadanya. (Adv/Win)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *