Pemko Sediakan Cuci Tangan di Tempat Umum, Zul As: Upaya Memutus Matarantai Virus Covid-19

Tampak seorang IRT cucitangan di lokasi yang dibuat masyarakat secara swadaya di Dumai.

RiauKepri.com, DUMAI- Cuci tangan gratis banyak terpasang di sejumlah tempat di Dumai. Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi menyebutkan tempat mencuci tangan secara gratis banyak terpasang di sejumlah lokasi strategis di Dumai. Sehingga diharapkan dapat memutus matarantai penyebaran virus covid-19.

“Alhamdulillah, di beberapa bahagian jalan Kota dan Perkantoran di Kota kita sudah banyak terpasang tempat mencuci tangan yang disediakan gratis dan bisa di gunakan oleh Publik, sehingga diharapkan dapat memutus matarantai penyebaran virus covid-19,” kata walikota Dumai melalui akun Facebook Zulkifli AS, Kamis (26/03/2020).

Kendati demikian, Zul AS berharap semakin banyak swadaya masyarakat menghadirkan tempat-tempat cuci tangan di Dumai.

Baca Juga :  Bupati Bengkalis Dianugerahi Gelar Adat Datuk Monti Alam dari Suku Sakai Bathin 8 dan 5

“Saya berharap, akan semakin banyak muncul gerakan swadaya yang di inisiasi oleh masyarakat Kota Dumai guna menghadirkan tempat mencuci tangan gratis yang bisa di gunakan publik” pintanya.

Untuk itu, walikota Dumai juga mengajak kepada pelaku usaha menengah dan besar, pemilik toko, Kantor-kantor Perbankan, Kantor-kantor Swasta, yang punya kelapangan rezeki untuk menyediakan tempat cuci tangan bagi warga masyarakat yang bisa digunakan gratis oleh warga di Kota Dumai.

“Hitung-hitung hal tersebut, bahagian dari amal yang insyaallah berguna bagi kita kelak. Karena semakin sering mencuci tangan daoatnmemutus matarantai penyebaran virus covid-19,” ujarnya.

Karena semakin sering mencuci tangan yang disertai dengan penggunaan sabun, kata walikota Dumai maka sebetulnya telah berikhtiar untuk menekan bahkan memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di Kota Dumai.

Baca Juga :  Tahniah, Bupati Alfedri Resmikan Institut EHMRI di Kandis

Seperti diketahui, ada beberapan Istilah dalam Corona Virus (Covid-19, diantaranya;

1. ODP (Orang Dalam Pemantauan)

2. PDP (Pasien Dalam Pengawasan)

3.  Suspeck (diduga terkena virus karena sudah menunjukkan gejala dan pernah berkontak atau bertemu dengan orang yang positif corona)

4. Positif (setelah melalui cek laboratorium dan prosedur lain )

5. Lockdown mengunci masuk keluar dari suatu wilayah/daerah/negara

6. Social Distancing (Menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang.)

7. Isolasi (Untuk yang sakit. Mengendalikan penyebaran penyakit dg membatasi perpindahan orang (mencegah perpindahan penyakit dari orang yg sakit)

Baca Juga :  Tahun 2021, Bengkalis dapat DAK Fisik Berkisar Rp 164 Milyar

8. Karantina (Untuk yang sehat. Mengendalikan penyebaran penyakit dengab membatasi perpindahan orang (mencegah perpindahan penyakit ke orang yg sehat)

9. Work From Home  (WFH) Bekerja dari rumah.

10. Imported Case (Seseorang terjangkit saat berada diluar wilayah dimana pasien melapor.

11. Local Transmission (Pasien tertular diwilayah dimana kasus ditemukan.)

12. Epidemi (Penyebaran penyakit secara cepat dengan jumlah terjangkit banyak dan tidak normal. Penyebaran di suatu wilayah.

13. Pandemi (Penyebaran terjadi secara global.)

“Dengan sering mencuci tangan maka diharapkan dapat memutus matarantai penyebaran covid 19 di Dumai,” ungkapnya. (Rk13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close