Gubri Berharap Semua Pihak Saling Membantu Memutuskan Penyebaran Virus Corona

Gubri Syamsuar bersama unsur Forkompinda saat melakukan penyemprotan disinfektan secara masih se Provinsi Riau.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Gubernur Riau Drs H Syamsuar MS.i membeberkan bahwa saat ini jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Provinsi Riau sebanyak 10.678 orang.

“Jumlah ODP sebanyak 10. 678 orang, ini merupakan jumlah yang tidak sedikit,” kata gubernur Syamsuar dalam sambutan saat hendak turun langsung bersama Forkompinda untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara masif se Provinsi Riau, Selasa (31/3/2020).

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Riau, sambung Syamsuar, sebanyak 109 orang dan ini masih enunggu hasil swab test. Sedangkan positif berjumlah corona 3 org, dan 1 orang sudah sembuh.

Baca Juga :  Nonton Teater Matan "Tegak Kepale Mulut Mengangge Lebar, Payah Tutup"

Syamsuar menjelaskan, yang termasuk ODP bukan hanya terkait dengan PDP, dan bnyaknya jumlah ini disebabkan TKI yang kembali ke Indonesia.

“Pemerintah Indonesia membuat kebijakan, bahwa TKI kembali ke Indonesia. Karena di negara
Malaysia melakukan lockdown. Selain itu, banyaknya warga yang kembali dari daerah merah, oleh karena itu kita harus mengantisipasinya. Kita sudah intruksikan pemerintah kabupaten/kota untuk mempersiapkan semuanya, termasuk sarana dan prasarana,” ujar Syamsuar.

Harapan Syamsuar, demi untuk keselamatan kesehatan, semua pihak harus satu persepsi dengan ancaman virus covid-19. Di Riau ada 3 rumah sakit yang menjadi rujukan. Yakni, RSUD Arifin Achamd, RS Dumai, dan RS Tembilahan.

Baca Juga :  Pelaku Mutilasi di Dumai Ditangkap, Kepala Suci Fitri Belum Ditemukan

Partisipasi RS swasta, ungkap Syamsuar, sangat baik. Sehingga ada 45 RS swasta menjadi rumah sakit yang membantu penanganan terkait wabah corona.

“Saya juga berusaha untuk mempersiapkan Labkesda Arifin Achmad yang sesuai standar untuk melakukan swab test, karena hasil labor di pusat terlalu lama dan sekarang Labkesda kita menunggu persetujuan
menteri kesehatan,” ucap Syamsuar.

Pada kesempatan itu, Syamsuat juga memberi tahu bahwa dia sudah menyurati Rektor Unand supaya masyarakat Riau bisa mnggunakan fasilitas yang
ada disana, terkait pemeriksaan swab test.

Baca Juga :  1.368 Perusahan di Dumai, Zul AS: Pengawasan dan PHI Sebaiknya Ada

“Ini adalah bagian ikhtiar kita baik dari Pemerintah, TNI, Polri, guna memutus mata rantai virus Covid-19. Banyak warga kita yang tidak memahami, bahwa penularan bukanlah melalui udara. Mari kita saling memberikan penjelasan ke masyarakat. Kita berharap agar virus ini tidak berkembang di Provinsi Riau,” kata Syamsuar. (Adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *