20.000 KK di Dumai Dapat Bantuan Sembako Senilai Rp 600 Ribu

Peserta Rakor duduk dengan jarak yang ditetapkan pemerintah.

RiauKepri.com, DUMAI– Rapat Kordinasi (Rakor) dan Pemutahiran Data Masyarakat yang terdampak akibat pemutusan mata rantai Covid-19 dilaksanakan di gedung Sri Bunga Tanjung Selasa (14/04/2020).

Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melalui Bidang Pemenuhan Kebutuhan Dasar diwakili oleh Dinas Sosial (Dinsos).Kota Dumai hadir dalam kegiatan tersebut.

Jika pendataan sudah valid, sekitar 20 ribu KK yang ada di Kota Dumai mendapat bantuan sembako senilai Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu secara stimulant selama 3 bulan.

Dalam Rakor yang dipimpin Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi didampingi Kepala Dinsos Dumai Hasan Basri dan Plt. Kadis Kesehatan H. Syahrinaldi S.Sos diminta kepada Camat, Lurah dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), segera melakukan pemutahiran data masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Rekomendasi ULP Batalkan Ratusan Paket Lelang yang Telat Tayang

“Camat, Lurah dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) untuk segera memutakhirkan data masyarakat yang terdampak ekonominya terhadap Covid-19 ini, ” pinta walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi melalui Kepala Diskominfo Dumai di akun Facebook Fauzan Noldua Dumai Selasa petang ini.

Dalam.kesempatan itu, Zul AS berpesan kepada PSM agar masyarakat yang diambil datanya memang data masyarakat yang betul-betul terdampak ekonominya sehingga kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tersebut terutamanya sembako, seperti masyarakat yang pekerja harian, pekerja sector informal, buruh bidang transportasi dan lain-lain,” katanya.

Baca Juga :  Lahan Untuk Pendidikan

“Jangan mendata karena saudara, karena keluarga atau apapun itu yang dinilai tidak objektif, karena ini menyangkut masalah kemanusiaan. Pertanggung jawaban kita bukan hanya sebatas dunia tapi sampai akhirat kelak akan kita pertanggung jawabkan,” tuturnya.

Adapu sumbernya bantuan berasal dari bantuan dari pusat, dan juga dari provinsi serta bantuan dari Pemko Dumai.

Perlu diketahui, lanjutnya, bantuan yang diberikan baik pusat, provinsi maupun daerah bisa berupa apa saja, seperti sembako dan ada juga yang berbentuk uang (BLT).

Baca Juga :  IWO Inhil Peduli Janda dan Fakir Miskin

Penerima bantuan adalah masyarakat Dumai di luar Program Keluarga Harapan (PKH) diluar BPNT dan jenis bantuan lainnya.

“Insya Allah bantuan yang akan kita berikan ini mungkin akan di utamakan kepada Masyarakat Usaha Mikro Kecil Menengah, tukang ojek masyarakat lainya yang memang terdampak Covid-19 ini, ” ungkap.Zul AS. (Diskominfo/ RK13)

Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *