Atasi Penyebaran Covid-19 di Riau, Ini yang Dilakukan Gubri

Gubernur Riau Syamsuar.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Mengingat lima daerah bersentuhan langsung dengan Kota Pekanbaru yang sudah ditetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar M.Si mengirim surat kepada lima kepada daerah yang memberlakukan hal yang sama seperti ibu kota Provinsi Riau. Sehingga dapat mencegah mewabahnya Covid-19.

Lima kepada daerah yang disurati itu, Bupati Kampar, Bupati Siak, Bupati Pelalawan, Bupati Bengkalis dan Walikota Dumai.

“Masing-masing daerah itu memiliki pasien positif corona,” ungkap Syamsuar.

Syamsuar menilai, lima kabupaten kota penyangga ini memiliki peran untuk efektifitas PSBB di Kota Pekanbaru. Karenanya PSBB harus dilakukan bersama-sama dengan daerah sebelahan dengan Kota Pekanbaru.

Baca Juga :  Disperkimtan Akan Tindak Petugas yang Lakukan Pungli terhadap Penerima Bantuan Bedah Rumah

“PSBB dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penyebaran virus Corona di sejumlah daerah,” kata Syamsuar, Rabu (22/4).

Keinginan orang nomor 1 di Riau ini berlandaskan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang pedoman PSBB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, maka dipandang perlu untuk melakukan langkah strategis guna menjamin kesehatan dan keselamatan serta perlindungan kepada masyarakat Provinsi Riau.

Menurut Syamsuar, sebagian besar wilayah Riau mengalami pandemi Covid-19. Masyarakatnya menjadi korban atau terdampak Corona. Baik secara langsung, maupun secara tidak langsung.
Sehingga kriteria jumlah kasus atau jumlah kematian akibat penyakit meningkat dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah.

Baca Juga :  Untuk Perubahan, Wardan Evaluasi Kepala OPD yang Kerjanya Lemah

“Serta terdapat kaitan epidemiologi dengan kejadian serupa di wilayah atau negara lain telah terpenuhi,” kata Syansuar.

Dalam surat itu juga disebutkan, merujuk Pasal 3 ayat 2 Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 tahun 2020, Gubernur dapat mengusulkan PSB untuk lingkup satu provinsi atau untuk beberapa kabupaten/kota di provinsi,  maka diharapkan tanggapan Saudara pada kesempatan pertama dan bilamana Saudara sependapat agar mempertimbangkan PSBB dan melaksanakan pengusulan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai bahan untuk mempertimbangkan PSBB, maka kabupaten kota diminta untuk menyiapkan dokumen pendukung diantaranya adalah peningkatkan jumlah kasus menurut waktu, kedua penyebaran kasus menurut waktu, ketiga kejadian transmisi lokal, keempat kesiapan daerah tentang aspek ketersediaan kebutuhan hidup dasar rakyat sarana dan prasarana kesehatan anggaran, dan operasionalisasi jaringan pengamanan sosial serta aspek keamanan. (RK1/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *