Rasa Empati yang Dalam, Dua Seniman Muda Ini Buat APD, Serahkan ke Beberapa Rumah Sakit di Riau

Deni Afriadi dan Jumadi RSUD Petalabumi APD kepada

RiauKepri.com, PEKANBARU – Di masa wabah Corona menghantam dunia mengetuk pintu hati banyak orang untuk membantu menghambat penyebaran virus menakutkan ini. Hal inilah yang dilakukan dua seniman muda Riau, Deni Afriadi dan Jumadi Rois berinisiatif membuat Alat Pelindung Diri (APD) face shield dan membagikannya cuma-cuma ke berbagai rumah sakit yang ada di Riau.

Menurut Deni Afriadi, himbauan dari pihak pemerintah untuk #dirumahaja membuat aktifitas yang biasa dilakukan di luar ruangan menjadi mati. Hal ini berdampak kepada kreativitas pelaku seni seperti mereka yang biasa berbuat sesuatu hal, baik itu bersifat mencari nafkah maupun kreativitas berkesenian murni.

“Lama-kelamaan dengan tidak adanya aktifitas tersebut, pikiran menjadi buntu dan suntuk. Hingga terbesitlah suatu ide membuat sesuatu hal yang dapat dimanfaatkan dan berguna di masa wabah Covid-19 ini. Saya mencoba menghubungi Jumadi seorang teman yang cukup tunak dengan kreatifitas membuat properti seni pertunjukan, untuk bersama membuat APD face shield yang biasa digunakan oleh tim medis dalam menangani pasien Corona di Rumah Sakit. Jumadi menanggapi hal tersebut dengan baik, lalu saya mencoba memodali sebesar seratus ribu rupiah. Dari hasil tersebut dapatlah dibuat menjadi beberapa face shield,” ucap Deni Afriadi.

Baca Juga :  Alfedri: RPJMD Siak Menyesuaikan Kebijakan Nasional
Deni Afriadi dan Jumadi RSUD Petalabumi APD kepada

Deni menjelaskan, dari hasil tersebut, terbesit pula untuk menawarkan ke media sosial barangkali adanya donatur yang ingin turut menyumbang pembelian bahan. Maka dishare ke facebook dan instagram bersama dengan nomor rekening atas nama Deni Afriadi.

“Alhamdulillah, mendapat respon dari rekan-rekan media sosial. Dari dana donasi yang didapatkan secara bertahap tersebut sejauh ini keseluruhan sebesar Rp. 1.100.000,-. Donatur yang memberi bertahap. Setiap mendapat transferan kami langsung belikan bahan untuk diolah menjadi APD,” cerita Deni Afriadi, seniman teater ini.

Baca Juga :  GP Ansor dan Banser Inhil Lakukan Kunjungan ke Ketua DPRD dan Pj Bupati, Ini yang Dibahas

Awal bekerja, kata Deni, merela bekwrja tiga orang, Deni, Jumadi dan istri Jumadi. Dengan adanya donasi yang cukup banyak kemarin, jelas Deni, mereka mencoba memberi tawaran relawan yang ingin membantu membuat di media sosial. Dapat tanggapan dari Yudi Yongke (seniman musik) dan istri. Akhirnya pekerjaan ini dikerjakan berlima orang.

Deni Afriadi dan Jumadi menyerahkan APD buatan mereka ke RSUD Arifin Ahmad

“APD face shield yang sudah diproduksi dan disalurkan:
‌21 April 2020 diserahkan ke RSUD Petalabumi sebanyak 200 pc. Yang langsung diterima oleh Direktur RSUD. Tanggal ‌22 April 2020 dikirim ke RSUD Tengku Sulung Reteh Inhil sebanyak 40 pc (sebagaimana permohonan dari salah seorang donatur). Tanggal ‌29 April 2020 diserahkan kepihak RSUD Arifin Achmad sebanyak 206 pc. Jadi total keseluruhan yang telah diproduksi dan diserahkan sebanyak 446 pc,” ucap Deni alumni Jurusan Teater AKMR ini.

Baca Juga :  Wabah Corona, Unilak Luncurkan Program "Sayang Mahasiswa" dan Bantu Karyawan

Deni menbahkan, saat ini bahan utama berupa plastik mika habis dari persediaan mereka. Sehingga, kata Deni, tidak bisa melanjutkan produksi lagi dengan tidak adanya lagi donatur.

“Terakhir juga mika di tempat langganan kami biasa berbelanja habis stok. Coba mencari ke toko lain dengan harga yang cukup mahal. Pastinya juga berdampak dengan berkurangnya hasil yang didapatkan nantinya,” jelas Deni Afriadi. (RK2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *