KH. Bunyamin Puji Kinerja Kadiskes Meranti

Dalam Penanganan Wabah Virus Corona

Kadiskes Meranti didampingi Ketua Kadin Meranti Padhil Alwi saat bersilaturrahmi dengan KH Bunyamin

RiauKepri.com, MERANTI – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kanupaten Meranti terus berupaya melakukan pencegahan dan penanganan Covid 19. Kali ini Kadiskes bersama rombongan Aliansi Masyarakat Meranti Peduli Kesehatan (M2PK) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) PD Kabupaten Kepulauan Meranti menyambangi kediaman tokoh guru dan ulama terkenal di Meranti, Mbh KH. Bunyamin, tepatnya di Desa Semukut Kecamatan Pulau Merbau.

Kedatangan Kadiskes Hadir bersama rombongan ke rumah Mbh KH. Bunyamin untuk meminta dido’akan agar masyarakat meranti bersama a’lim ulama sinergi dalam menjaga kabupaten yang dikenal dengan ikon daerah Sagu ini.

Mbh kyai H. Bunyamin adalah salah satu kholifah dan tokoh tariqoh naqsabandiyah di Meranti.

Saat tiba di kediaman Mbh Kyai pada sore hari jumat 1 mei 2020, rombongan dari selatpanjang langsung disambut oleh mbh
Kyai H. Bunyamin.

“Alhamdulillah kami menyambut baik kedatangan Pak Kadis yang sudah tidak asing lagi didengar bagi kami bukan pas musim Corona ini saja. Tapi jauh sebelumnya sejak zaman kita bergabung dengan Kabuoaten Bengkalis dulu lagi. Selama musim Corona ini, kegiatan kami dalam pencegahan virus corona seluruh khalifah yang beraliran tarikat Naqsabandiah dan pengikutnya membuat istighozah memohon kepada Allah swt agar kampung kita terjaga dari virus covid-19,” ucap Mbh Kyai H. Bunyamin.

Baca Juga :  "Riau Hijau dan Bermartabat" Hamdan Kamal Irup HUT Riau ke 62 di Dumai

“Kami juga mendengar selain Pak dokter menjadi Kadis Kesehatan beliau sejak lama telah banyak juga bergerak di bidang sosial, sehingga Alhamdulillah sampai hari ini kita masih terjaga dengan berzikir kepada allah swt, dan Meranti berada dizona hijau. Tentu ini berkat kerja keras pemerintah juga para ulama,” jelas Puji Mbh KH. Bunyamin.

Selain Kyai H. Bunyamin beberapa murid tarikah beliau juga turut hadir, salah satu dari murid Mbh Kyai H. Bunyamin yakni H. Koni juga sempat terjadi dialog.

“Saya tidak asing lagi bertemu seorang sosok pak dokter, pak dokter juga seorang pelatih haji, bahkan saya masih ingin moment dimana Jemaah haji ditahun 90-an terjadinya masalah kekurangan makanan, juga saya sempat sakit waktu mau berangkat haji.keluarga pada bingung jadi atau tidak saya berangkat haji. Alhamdulillah ketemu dengan pak dokter misri diselatpanjang saya dikasi resep obat dan disuruh banyak istighfar. Saya sembuh dan bisa berangkat menunaikan ibadah haji ketanah suci mekkah almukarromah,” H. Koni.

Baca Juga :  Pelayanan BPJS Kesehatan Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Kadiskes dr. H. Misri Hasanto M. Kes menjelaskan maksud dan tujuan hadir ke rumah Mbh KH Bunyamin.

“Kemarin sore kami telah berkunjung ke rumah Khalifah Musthofa di Kecamatan Tebing Tinggi Barat, perlu diketahui masyarakat bahwa kita ini adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, maka dari itu kami mendatangi ulama yang kami anggap sebagai jalan untuk membersama berjuang melawan covid – 19. Ihtiar secara zhahir telah kami lakukan semaksimal mungkin secara horizontal. Tentunya secara vertikal hubungan kita kepada sang pencipta kita Allah swt harus bersama-sama untuk mendo’akan kampong kita kepulauan meranti agar terhidar dari covid – 19. Tentu dengan bimbingan para tokoh guru dan alim Ulama,” ujar Misri Hasanto

Baca Juga :  Mantap, Irwan Jadi Pembicara Pengelolaan Aset Daerah di UGM

“Sembari berakhirnya covid-19 nantinya, kami bersama Aliansi M2PK ingin mengajak seluruh elemen masyarakat tetap menjaga diri, memberikan informasi –informasi perkembangan, pencegahan, pemahaman kepada masyarakat,” tutur Misri Hasanto.

Selanjutnya Misri Hasanto juga menjelaskan perjalanan hidup beliau kepada kyai tersebut. ”Sebenarnya datuk saya adalah khalifah yang tersohor dan juga beraliran Qodariyah wa Naqsabandyah, bapak saya tarikat Syattariyah. Ketika itu bahkan saya di masa bersekolah sudah sedikit banyaknya belajar dengan kedua tarikah ini, lalu saya sudah tidak asing bertemu bapak-bapak di sini dan benar bahwa saya sering menjadi pelatih keberangkatan haji, bahkan puluhan tahun 90-an hingga sekarang,” ucap Misri Hasanto.

Setelah berdialog Kadiskes berserta rombongan meninjau musholla yang berada di sebelah rumah Kyai tersebut tempat di mana para jamaah Tariqoh berkumpul. Sekaligus berbuka puasa dan berdo’a agar masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti terhindar dari covid-19. (RK4/*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *