Pendistribusian Paket Sembako dari Pemkab Karimun

Pendistribusian paket sembako dari Pemkab Karimun oleh Bupati Aunur Rafiq didampingi Wakil Bupati Anwar Hasyim, Ketua DPRD M Yusuf Sirat, FKPD dan Sekda.

RiauKepri.com, KARIMUN — Pendistribusian paket sembako dari Pemkab Karimun untuk warga terdampak pandemi Covid-19 dilakukan secara simbolis oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq didampingi Wakil Bupati Anwar Hasyim.

Pendistribusian paket sembako kabupaten itu dilaksanakan di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu (02/05).

Kegiatan penyaluran paket sembako tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Karimun Muhammad Yusuf Sirat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Karimun, Sekda Karimun Muhammad Firmansyah dan pimpinan OPD Karimun.

Kepala Dinas Sosial Karimun Syahruddin mengungkapkan pendistribusian paket sembako tersebut diperuntukkan bagi 12 kecamatan berjumlah 33.000 paket, dengan setiap paket bernilai Rp200.000/paket, di antaranya beras, gula, minyak goreng dan mie instan.

Bupati Karimun Aunur Rafiq, M.Si dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan sembako yang didistribusikan secara simbolis, murni dari APBD Karimun, dengan anggaran senilai Rp6,6 miliar ditambah dana untuk operasional.

Baca Juga :  Kemaritiman Kepri Dipertegas dengan Produk Berkualitas

Selain bantuan sembako dari APBD Karimun, bupati mengatakan juga akan ada bantuan dari Pemerintah Pusat berupa bantuan pelayanan kesehatan yang didistribusikan ke RSUD Muhammad Sani.

Kemudian, bantuan pemerintah pusat berupa program pencegahan penanggulangan pandemi Covid-19 di Dinas Kesehatan, Bantuan Langsung Tunai dan bantuan Program Keluarga Harapan atau PKH, serta bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri berjumlah lebih kurang Rp80 miliar.

“Bantuan yang diserahkan pada hari ini tidak meliputi sembilan bahan pokok. Hanya beras, minyak goreng, gula dan mie instan saja. Semoga dapat meringankan beban masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19,” kata Bupati Aunur Rafiq.

Dan bantuan tersebut, menurut dia hanya untuk sebagian saja, sedangkan sebagian yang lain atau yang belum mendapatkannya, maka akan didata sehingga bisa menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri dalam waktu satu pekan kedepan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Karimun Salurkan Bantuan Sembako Kepada 8 Keluarga Nelayan Moro

Untuk penerima bantuan paket sembako hari ini, menurut bupati sudah terdata melalui kecamatan yang berkoordinasi dengan lurah atau kepala serta ketua RT dan RW.. Sehingga bagi yang belum terdata namun dinilai layak menerimanya, maka akan dicatat sebagai penerima bantuan dari provinsi.

Kepada para camat, dia berharap agar dapat menyalurkan dengan tepat sasaran, bekerja sama dengan seluruh unsur FKPD dan relawan di kecamatan masing-masing.

Menyinggung perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun, Bupati Karimun mengungkapkan saat ini jumlah pasien yang sembuh sebanyak 2 orang, sedang dalam pengawasan 3 orang, meninggal nihil.

Kemudian orang dalam pemantauan (ODP) 12 orang dan sedang OTG 200 orang yang semuanya dalam kondisi membaik.

Baca Juga :  Pemkab Karimun Siapkan Kartu Pra Kerja Bagi TKI

Sedangkan yang sedang dalam karantina berjumlah 24 orang hang semuanya penduduk Kabupaten Karimun yang baru kembali dari daerah jalur merah seperti Batam dan Tanjungpinang.

Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun untuk saat ini tetap berada di tempat dan tidak berpergian ke tempat-tempat yang saat ini dalam jalur merah.

Serta Pemerintah Kabupaten Karimun akan meninjau kembali putusan tentang masalah ibadah baik shalat lima waktu berjamaah, shalat jumat dan tarawih serta ibadah bagi agama lain.

“Jika kondisi ke depan di Karimun dalam keadaan membaik dan aman dan semua itu tidak terlepas dari koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pusat,” ungkap Bupati.(RK/R)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *