Siang dan Malam Pemko Dumai Data Warga Terdampak Covid-19

Wako Dumai Zul As.

RiauKepri.com, DUMAI- Tak semua tau bagaimana Pemerintah Kota (Pemko) Dumai mendata warga terdampak Covid-19 di Dumai.

Dikutip dari akun facebook Walikota Dumai Zulkifli Official menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat di Kota Dumai mungkin di naungi rasa gelisah dan suasana bathin yang bertanya-tanya.

“Apakah saya dapat bantuan dari pemerintah ? Suami saya sudah di PHK Pak Wali, apakah kami menerima bantuan ? Kami berjualan, namun sekarang sudah tidak bisa berjualan lagi, apakah kami dapat ? Atau ada juga netizen budiman yang under estimate dengan kerja pemerintah Kota Dumai sambil mengatakan “ah, entah buaya entah katak, entah iyo entah tidak”. ada juga yang mengatakan “banyak cito” dan lain sebagainya”

Baca Juga :  Anggota KPK Bodong Ditangkap Polsek Bukitraya

“Tetapi, begitulah kondisi yang kita hadapi. ada yang suka, ada juga yang tidak suka, ada yang mendukung namun ada juga yang tidak mendukung. Kami dengan tangan terbuka selalu berusaha menerima setiap masukan, kritikan dari masyarakat Kota Dumai dengan tangan terbuka dan dengan berlapang dada,” katanya.

Sesungguhnya, kata Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi, pihaknya memahami, bagaimana situasi kebathinan tuan dan puan sekalian.

“Untuk itulah kami bekerja siang dan malam untuk menuntaskan pendataan warga terdampak covid-19 di Kota ini. Hari normal tetap bekerja, hari libur terus lembur,” jelasnya.

Baca Juga :  Sang “Pencari” Sejati (Lagi-lagi Sutardji) Oleh: Jefri al Malay

Namun, beginilah kondisi Pekerjaan mendata warga yang dihadapi. sangat tidak mudah dan sangat menguras tenaga.

“Dengan birokrasi yang ada, dengan aturan yang tersedia, kami semua wajib ikuti dan taati, agar kemudian kerja baik kita untuk masyarakat ini tidak menimbulkan resiko hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Zul AS berharap, penjelasan diberikan dapat membantu menjawab pertanyaan masyarakat dan meredakan rasa resah dan gelisah masyarakat.

“Kepada masyarakat kami himbau untuk bersikap pro aktif. Baik itu berkoordinasi untuk hal pendataan dengan pihak RT, Kelurahan ataupun dengan Timwas yang sudah kita bentuk,” pintanya.

Dan apabila ada warga masyarakatz yang sebetulnya mampu namun masih menerima bantuan sosial dari Pemerintah.

Baca Juga :  Terkenang Sultan Syarif Kasim II

“Kami pastikan bahwa, kalau ada warga mampu yang sudah terlanjur didata dan timwas melakukan verifikasi lapangan dan dinyatakan kebenarannya, maka kami pastikan bahwa orang tersebut kami coret,” tegasnya.

“Mari kita berdoa pada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, agar menghilangkan pandemi covid-19 ini dengan segera dari muka bumi ini, sambil kita terus mengikuti segenap anjuran Pemerintah untuk terus menggunakan masker apabila keluar rumah, tetap menjaga jarak (sosial distancing) dan secara rutin mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir,” tambahnya. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *