Rp 1,7 T untuk Penyelamatan Masyarakat Riau

Gubernur Riau Drs H Syamsuar M.Si, diapit Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAMR Datuk Syahril Abu Bakar (kanan) dan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Al azhar, ketika berada di Balai Adat LAMR.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Gubernur Riau Datuk Seri Setia Amanah Drs H. Syamsuar M.Si memohon maaf
kepada seluruh masyarakat Riau karena pembangunan fisik di Bumi Lancang Kuning pada tahun ini banyak yang ditiadakan. Pasalnya, fokus pada penanganan Covid-19 dan dana sebesar Rp 1,7 triliun dialokasikan untuk penyelamatan kesehatan masyarakat akibat pandemi corona.

”Rp1,7 triliun dialokasikan untuk penanganan wabah corona. Jadi saya mohon maaf kepada masyarakat Riau belum bisa banyak untuk melakukan kegiatan fisik, dengan alokasi Rp 1,7 triliun itu sebenarnya berapa banyak pembangunan yang bisa kita dilakukan. Tapi demi kepentingan semua
masyarakat, demi kepentingan kesehatan masyarakat, kita tidak sayangkan duit,” kata Syamsuar saat menyerahkan 500 paket sembako kepada Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Kamis (7/5/2020).

Baca Juga :  HNSI dan BNN Concong Sekaligus Dilantik

Penyelamatan kesehatan masyarakat, ungkap Syamsuar, itu lebih penting dari pada pembangunan fisik
karena penyebaran Covid-19 saat ini sangat-sangat mengancam kesehatan atau keselamatan masyarakat.

Perekonomi dan pembangunan masih bisa ditata ulang, tapi keselamatan masyarakat tidak bisa.

”Kita harus berikhtiar terus dan bersama-sama melawan Corona ini, tentunya dengan kemampuan kita
masing-masing. Terkait semakin dekatnya Adul Fitri, kami meminta kepada kita semua untuk menyampaikan himbauan kepada saudara dan masyarakat lainnya untuk sementara waktu tidak mudik berlebaran di kampung halaman,” pinta Syamsuar.

Baca Juga :  Alfedri: Jadikan Kepemimpinan Raja Siak Sebagai Inspirasi Pemuda 2 Negara

Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAMR Datuk Syahril Abu Bakar, menyebutkan, dia mengetahui dan memaham kondisi pada saat ini, sehingga Pemprov Riau belum bisa maksimal melakukan kegiatan pembangunan fisik. Hal ini sangat wajar karena lebih mementingkan keselamatan masyarakat Riau.

“Saya ikut Musrenbang Riau, dan memang Pemprov Riau sangat memperhatikan kesehatan masyarakat, karenanya kita sangat mendukung kebijakan itu. Kini bagaimana kita bersama-sama melawan Covid-19 agar kita kembali bisa beraktifitas membangun Riau lebih baik,” ungkap Syahril.  (RK1)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *