Jelang Penerapan PSBB, Pemko Dumai Gelar Apel Konsolidasi

Tampak walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi didampingi Dandim 0320/ Dumai dan Kapolres Dumai memimpin apel konsolidasi jelang penerapan PSBB di Dumai.

RiauKepri.com, DUMAI- Apel Konsolidasi digelar di depan posko Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Jalan HR Soebrnats Dumai Sabtu (16/05/2020). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dimulai Senin (18/5/2020) mendatang.

Apel konsolidasi dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 Kota Dumai dipimpin Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi. Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudistira dan Dandim 0320 Dumai Letkol Irdan serta sejumlah pejabat tinggi kota Dumai, unsur Polri, TNI, Dinas perhubungan, Satpol PP, BPBD dan camat sekota Dumai hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Siak Bersiap Ikuti Lomba Implementasi Tatanan Normal Baru Tingkat Nasional

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudistira menegaskan petugas PSBB harus bisa menjadi sebagai contoh dan tauladan bagi masyarakat.

Apa yang dilakukan cermin dari masyarakat, belajar pengalaman dari beberapa daerah, karena penerapan PSBB rentan aspek sosial dan prinsip untuk tidak arogan.

“Laksanakan secara tegas dan humanis. Jangan sampai terjadi konflik dengan masyarakat,” pinta Kapolres Dumai

Sementara Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS Msi menjelaskan, Apel konsolidasi dilaksanakan guna memutus penyebaran Covid-19 di Dumai serta persiapan PSBB yang akan diberlakukan Senin mendatang.

Baca Juga :  Ini Catatan Pemko Pekanbaru Nunggak Utang Lampu Jalan

“Penerapan PSBB diharapkan mencapai target satu kali yakni selama 14 hari dilaksanakan sudah dalam kondisi zero semua,” harapnya.

Menurut walikota Dumai, klaster lama sudah selesai dan prediksi kemunculan yang sangat sulit dideteksi adalah dari kegiatan pasar. “Pasar kalau muncul sangat sulit dideteksi juga sulit diatasi disamping kurangnya kesadaran menggunakan masker,” katanya.

Selama PSBB, ujar Zulkifli AS, untuk jam malam tetap diberlakukan seperti biasa, yakni dimulai pada pukul 01 sampai pukul 05 dini hari. Begitu juga dengan pembatasan angkutan sebesar 50 persen. (RK13)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *